Porang Jadi Primadona Petani Manggarai Timur

  • Whatsapp

BORONG KABARNTT.CO—Tanaman porang sekarang menjadi primadona baru bagi para petani di Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur. Ranakulan desa agrowisata menjadi salah satu desa penghasil porang terbanyak di Kabupaten Manggarai Timur.

Desa yang populasi penduduknya yang mencapai 763 jiwa ini merupakan desa agrowisata di Kabupaten Manggarai Timur yang menjadikan tanaman porang sebagai primadona baru bagi para petani,meskipun tanaman porang merupakan tanaman baru.

Bacaan Lainnya

Sebagai penghasilan porang terbanyak, Rana ulan dijadikan sebagai desa contoh sektor pertanian porang di Kabupaten Manggarai Timur.

Hal ini dilihat dari mayoritas penduduknya memiliki kebun porang dan memberikan penghasilan yang cukup untuk kelangsungan hidup para petani.

“Kesadaran gerakan menanam seribu pohon porang per kepala keluarga telah menjadi rutinitas kami setiap tahunnya,” ujar Kepada Desa Ranakulan, Fransiskus Sanjay, Minggu (18/10/2020).

Sanjay menjelaskan semua penduduk di desanya telah menjadikan porang sebagai primadona baru dalam bercocok tanam. Tanaman ini telah banyak diminati oleh para petani. Mereka sangat serius bergelut di sektor pertanian.

Ketika kita mengunjungi wilaya desa ini, kita disejukan dengan pemandangan tanaman porang yang sudah tertata rapih disamping kiri-kanan Jalan. Semuanya itu hasil dan karya  dari kelompok tetani milenial yang

Sebagaimana disaksikan kabarntt.co, porang sangat banyak ditanam warga desa ini.

Menurut penjelasan Kepala Desa, ada 15 kelompok tani porang di desanya, semuanya terdiri dari kaum milenial. “Mereka memiliki semangat yang tangguh dalam memajukan sektor pertanian porang di desanya,” ujarnya.

“Sebagai anak petani, tentunya kami merasakan betul bagaimana perjuangan kaum tani dalam memajukan sektor yang ada. Tanah yang subur dan topografi yang menguntungkan menjadi motivasi kami untuk terus berjuang. Masyarakat sudah menikmati hasilnya dari gebrakan  kolektivitas yang kita bangun,” jelas Kades Sanjay.  (adi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *