Perangi DBD dan Stunting Dapat Bonus ke Tanah Suci

  • Whatsapp

KALABAHI KABARNTT.CO— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Alor sangat serius memerangi dan mengurangi demam berdarah dengue (DBD), anak gagal tumbuh (stunting) dan gizi buruk.

Bupati Alor bahkan mengeluarkan Instruksi Nomor 1 Tahun 2020 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Gema Mandiri dalam mewujudkan Alor Kenyang, Alor Sehat dan Alor Pintar dengan bonus  berziarah ke tanah suci Yyerusalem bagi camat, kepala desa, dan lurah yang berhasil mengurangi jenis penyakit tersebut hingga 5 persen.

Bacaan Lainnya

Pernyataan berani ini disampaikan Bupati Alor, Drs. Amon Djobo, kepada Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Alor di Ruang Rapat bersama Sekretaris Daerah, Drs. Soni Alelang, Rabu (5/8/2020) siang.

Bupati Djobo membeberkan, urutan stunting di NTT Kabupaten Alor berada pada posisi nomor 8 dari 22 kabupaten/kota dihitung dari bawah atau menduduki posisi 30 persen se-NTT. Target penurunan untuk tahun 2020 dipatok 20 persen.

Untuk itu, dirinya berharap agar para pemimpin wilayah seperti camat, lurah dan kepala desa agar melakukan upaya-upaya dengan segala macam daya mengurangi berbagai dampak penyakit yang mengancam keselamatan dan mengganggu pertumbuhan seseorang tersebut.

“Om catat itu, bagi camat, lurah dan kepala desa sudah harus berupaya dengan segala daya secara maksimal mengurangi hingga mencapai angka 5 persen, maka saya akan kasih bonus bagi beragama kristen ke Yerusalem dan Islam ke Mekkah,” tantang mantan Camat Alor Timur yang terkenal disiplin ini.

Selain memerangi persoalan kesehatan, Bupati Alor dua periode ini juga meminta jajaran pendidikan untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Bagi para siswa yang berprestasi hingga ke tingkat provinsi dan nasional, maka akan diberikan beasiswa.

Instruksi Bupati Alor tersebut dikeluarkan dalam rangka menyukseskan Program Gemma Mandiri II, 2019-2024 dalam Trilogi Pembangunan : Alor Kenyang, Alor Sehat dan Alor Pintar. (geb)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *