Peran Kodim 1601/Sumba Timur dalam Penanganan Covid-19

  • Whatsapp

WAINGAPU KABARNTT.CO—Setelah kiriman bantuan 1.000 rapid test antigen dari Panglima Kodam IX/Udayana tiba di Sumba Timur, Dandim 1601/Sumba Timur langsung menyerahkan secara resmi kepada Dinas Kesehatan Sumba Timur untuk dimanfaatkan dengan baik dan semestinya.

“Ya kami sudah menyerahkan rapid test antigen kepada Dinkes bantuan Panglima Kodam tersebut. Dari bantuan 1.000 buah, kami serahkan 700 buah saja, karena 200 buat antisipasi buat anggota Polres dan 100 buah buat anggota Kodim,” kata Komandam Kodim 1601/Sumba Timur, Letkol Czi, Dr. Dwi Joko Siswanto, S.E. M.I. Pol, di ruang kerjanya beberapa waktu lalu.

Bacaan Lainnya

Menurut Siswanto, bantuan 1.000 buah rapid test antigen tersebut berkat koordinasi pihaknya dengan Panglima Kodam Udayana karena peningkatan kasus Covid-19 secara signifikan setiap hari.

Untuk membantu Tim Satgas, kata Siswanto, pihaknya dan juga  anggota harus ikut ambil bagian secara penuh agar secara cepat ditangani agar tidak menyebar luas di tengah masyarakat.

“Respon Panglima sangat cepat, dan langsung disetujui. Bantuannya langsung dikirim dalam satu hari dan kami sudah serahkan,” kata Siswanto.

Kodim 1601/Sumba Timur, kata Siswanto, juga terus membantu masyarakat yang terdampak Covid-19 berupa bantuan puluhan paket sembako yang diberikan secara door to door di setiap rumah agar tidak menimbulkan kerumunan.

“Dengan bekerja sama dengan PLN kami juga sudah menyerahkan bantuan berupa paket sembako kepada masyarakat yang sangat terdampak, kami lakukan door to door agar tidak menimbulkan kerumunan. Dan, ya ini bentuk kepedulian kami kepada masyarakat di masa pandemi,” tegasnya.

Lanjutnya, anggota Kodim 1601/Sumba Timur juga secara merata melakukan penyemprotan disifektan di setiap tempat ibadah dan tempat umum yang dianggap sangat rawan penyebaran Covid-19. Seluruh anggota Kodim disiagakan untuk membantu Tim Satgas mempercepat penanganan Covid-19 di Sumba Timur.

“Saya siagakan seluruh anggota Kodim untuk membantu penanganan Covid-19, apalagi jelang Natal dan Tahun baru, sehingga saya perintahkan agar mereka lakukan penyemprotan disinfektan di setiap tempat ibadah secara merata dan juga tempat umum yang sangat rawat dengan penyebaran Covid-19,” katanya.

Tidak dipungkiri Kodim 1601/Sumba Timur sangat berperan aktif dalam penanganan Covid-19. Tidak hanya anggota, namun Komandan Kodim pun terjun langsung di lapangan.

Terlihat Komandan Kodim pimpin langsung kegiatan rapid test antigen kepada anggota DPRD Sumba Timur dan staf yang baru pulang melakukan perjalanan dinas.

Anggota Kodim pun turun dalam penegakan dan penindakan penerapan protokol kesehatan 4M di tengah masyarakat.

Untuk angka kasus Covid-19 di Kabupaten Sumba Timur terus meningkat setelah pelacakan kontak erat dengan pelaku perjalanan dan juga klaster pilkada. Total jumlah kasus Covid-19 dari Posko Sumba Timur, hingga Kamis (24/12/2020), mencapai 90 kasus dengan akumulasi kasus pasien rawat mencapai 55 kasus, pasien sembuh 31 kasus dan kasus meninggal 4 kasus. (np)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *