Pangdam lX/Udayana Bantu 1.000 Rapid Test Antigen untuk Sumba Timur

  • Whatsapp

WAINGAPU KABARNTT.CO—Subsatgas Pendisiplinan Protkes Kodim 1601/Sumba Timur menerima bantuan 1.000 rapid test antigen dari Pangdam IX/Udayana menghadapi Natal dan Tahun Baru di Sumba Timur.

Rapid test antigen sangat di butuhkan untuk pemeriksaan cepat dalam mencegah penularan Covid-19  di masa Natal dan Tahun Baru.

Bacaan Lainnya

Komandan Kodim 1601/Sumba Timur, Letkol Czi. Dr. Dwi Joko Siswanto. S.E. M.I. Pol, membenarkan penerimaan bantuan 1.000 rapid test antigen dari Pangdam lX/ Udayana.

“Iya, kami sudah menerima bantuan rapid test antigen tersebut dari Panglima Kodam Udayana, dan jumlahnya ada 1.000 alat test,” kata Siswanto, Minggu (20/12/2020).

Menurut Siswanto,  bantuan 1.000 rapid test antigen tersebut merupakan upaya Pangdam membantu Satgas Sumba Timur mengantisipasi atau pencegahan secara dini penularan Covid-19 di tengah masyarakat.

Rapid test itu melalui Kodim 1601/Sumba Timur akan diberikan secara gratis bagi masyarakat. Mekanisme penggunaannya akan diatur oleh Dinkes Sumba Timur.

“Rapid test antigen dikirim melalui Kodim 1601/Sumba Timur agar disalurkan kepada masyarakat secara gratis. Namun tentunya bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Sumba Timur, karena mekanisme penggunaannya mereka yang atur,” jelasnya.

Dandim menghimbau agar dalam menghadapi liburan Natal dan Tahum Baru ini, Satgas Kabupaten Sumba Timur dengan matang mengkalkulasi atau menghitung dampak kenaikan jumlah kasus positif Covid-19.

Hal ini bertujuan untuk dapat menyiapkan tempat rujukan dan tempat karantina terpusat serta ruang perawatan serta obat-obatan pasien positif Covid-19.

“Satgas harus dengan matang mengantisipasi lonjakan penambahan kasus Covid-19 pada saat Natal dan Tahun Baru sehingga menyiapkan seluruh  kebutuhan yang berkaitan dengan penanganan Covid-19,” imbaunya.

Pihaknya semaksimal akan mendukung upaya penanganan Covid-19 di Kabupaten Sumba Timur. “Kodim 1601/Sumba Timur mendukung maksimal upaya penanganan covid-19 di Kabupaten Sumba Timur,” tegasnya. (np)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *