Kabar Gembira, Realisasi Pajak Pemkot Kupang Tahun 2019 Lampaui Target

  • Whatsapp

KUPANG KABARNTT.CO—Realisasi pajak daerah Pemerintah Kota Kupang tahun 2019 lalu melampaui target. Dari target Rp 106.707.997.000 realisasi mencapai Rp 108.319. 931.686 atau 101,64 persen.

Capaian ini disampaikan Walikota Kupang, Dr. Jefirstson R Riwu Kore, M.M., M.H. saat membacakan Nota Pengantar Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kota Kupang tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2019 dalam Rapat Paripurna ke-11 Sidang II DPRD Kota Kupang di Ruang Sidang DPRD Kota Kupang, Senin (31/8/2020).

Bacaan Lainnya

Sesuai amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah pasal 320, kepala daerah wajib menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah kepada DPRD, berupa Laporan Keuangan Pemerintah Daerah yang telah diperiksa oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) paling lambat enam bulan setelah tahun anggaran berakhir.

Dalam nota pengantar tersebut Walikota Kupang, Jefri Riwu Kore, menyampaikan Laporan Keuangan Pemkot Kupang tahun 2019 yang disajikan dalam 6 laporan utama, yaitu laporan realisasi anggaran, neraca, laporan operasional, laporan arus kas, laporan saldo anggaran lebih dan laporan perubahan ekuitas, dilampirkan dengan laporan keuangan perusahaan daerah.

Selain pajak daerah, realisasi retribusi daerah untuk pendapatan asli daerah (PAD) Kota Kupang tahun 2019 mencapai 86,55 persen, dari target 45. 163.000.000 yang sudah terealisasi sebesar Rp 39.090.323.102,40.

Sementara pendapatan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan direalisasikan sebesar Rp 14. 378.818. 417 dari target sebesar Rp 15.025. 411.043 atau 95,70 persen. Serta lain-lain pendapatan asli daerah yang sah direalisasikan sebesar Rp 23.262.502.137,12 dari target sebesar Rp 28. 440.000.000 atau 81,29 persen.

Walikota Kupang dalam kesempatan yang sama menyampaikan kinerja pengelolaan keuangan daerah Pemkot Kupang mengalami peningkatan signifikan baik dalam upaya meningkatkan pendapatan asli daerah maupun alokasi belanja daerah yang memihak pada kepentingan masyarakat, melalui program-program strategis. Di antaranya adalah program pemasangan lampu jalan, tata kota pembangunan taman, seragam gratis, pemasangan lampu hias, kaca mata baca gratis, fasilitasi usaha mikro melalui bantuan dana PEM, Brigade Kupang Sehat (BKS), bantuan pendidikan bagi masyarakat tidak mampu, penyediaan raskin gratis dan raskin plus bagi keluarga kurang mampu, puskesmas reformasi, uang duka wafat serta bantuan sosial.

Program-program tersebut secara bertahap telah mampu memberikan ruang bagi terciptanya lapangan kerja baru, kesempatan mengikuti proses belajar mengajar, pelayanan perawatan medis cepat, tepat dan berkesinambungan.

Melalui program bantuan pendidikan, pemerintah telah memfasilitasi biaya pendidikan bagi 2.000 mahasiswa. Perbaikan sistem dan prosedur pelayanan publik di semua sektor juga, menurutnya, terus dilakukan dari tahun ke tahun sehingga semua warga masyarakat Kota Kupang dapat merasakan pelayanan yang sama dan tepat waktu.

Diakuinya, Pemkot Kupang menyadari masih banyak warga masyarakat yang belum dapat menikmati seluruh program yang telah dibuat karena terbatasnya keuangan daerah dan begitu banyaknya persoalan sosial kemasyarakatan yang harus ditangani oleh pemerintah.

Meski demikian Jefri memastikan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat Kota Kupang tetap menjadi prioritas utama sehingga memperkecil dampak sosial yang menghambat laju pembangunan Kota Kupang.

Rapat paripurna DPRD tersebut dipimpin Ketua DPRD Kota Kupang, Yeskiel Loudoe, S.Sos, bersama para Wakil Ketua DPRD dan segenap anggota DPRD Kota Kupang. Dari jajaran Pemkot Kupang, hadir Sekda Kota Kupang bersama para Asisten Setda, pimpinan perangkat daerah dan para camat. (pkp_ans/den)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *