Jalan Mulus, Warga Kecamatan Boleng, Manggarai Barat Bebas dari Derita

  • Whatsapp
????????????????????????????????????

LABUAN BAJO KABARNTT.CO—Warga sejumlah desa di Kecamatan Boleng, Kabupaten Manggarai Barat, kini bebas dari derita. Ruas jalan provinsi yang melintasi wilayah mereka dari simpang Nggorang menuju Desa Kondo kini licin mulus.

Jarak tempuh di ruas jalan sepanjang 36 kilometer sekarang menjadi dua jam lebih dari sebelumnya yang bisa memakan waktu satu hari. Sejumlah warga sangat senang dan puas dengan perubahan yang mereka rasakan sekarang ini.

Bacaan Lainnya

“Terus terang, sebelum jalan ini dikerjakan, kami bisa bermalam di jalan kalau musim hujan. Kendaraan tidak berani lewat. Sejak tahun lalu, setelah jalan ini dikerjakan, kami cuma butuh waktu beberapa jam tiba di Labuan Bajo,” kata Nyonya Dita, seorang ibu di  Wae Bobok, Kamis (3/8/2020) siang.

Nyonya Dita bersama sejumlah warga membuka warung kopi di Wae Bobok menangkap peluang warga yang istirahat dalam perjalanan. Bersama rekan-rekan yang membuka usaha warung kopi di situ, mereka penuh antusias menyatakan kebahagiaan dan kepuasan setelah ruas jalan yang tembus ke Cancar ini dikerjakan pemerintah provinsi.

Kendaraan melintas dengan aman di Bok S di dekat Wae Bobok, Kecamatan Boleng, Manggarai Barat (foto tony kleden)

“Kalau di Bok S itu banyak sopir tidak mau lewat karena berbahaya sekali. Sekarang sejak jalan diaspal, kendaraan sudah ramai. Travel dan ‘bus kayu’ sudah lalu lalang. Kami senang dagangan kami laku,” tutur Dita.

Bok S yang dimaksud Dita memang berkelok seperti huruf S. Yang membahayakan adalah kondisinya yang menanjak tajam dari arah Labuan Bajo. Dengan kemiringan sekitar 70 derajat, para sopir mesti punya nyali dan konsentrasi manakala melewati titik ini.

Sebagaimana disaksikan sejumlah wartawan bersama Kadis PUPR NTT, Maksi Nenabu, Bok S yang menantang ini sekarang gampang dilalui kendaraan karena sudah mulus dilapisi aspal.

Sejumlah pengemudi travel melintasi tanpa takut lagi.  Sepeda motor juga melintas dengan aman.

Kepala Seksi Pemerintah Desa Mbuit, Kecamatan Komodo, Yosef Budiman, juga menuturkan sekarang warga bisa dengan mudah pergi pulang Labuan Bajo.

“Sekarang kami sangat senang ruas jalan ini sudah licin dikerjakan. Terima kasih kepada pemerintah provinsi yang sudah memperhatikan ruas jalan di daerah kami ini,” kata Budiman.

Kepala Dinas PUPR NTT, Maksi Nenabu, menjelaskan ruas jalan dari Simpang Gorang-Simpang Wangkung-Kondo sepanjang 33,60 km ini menelan dana Rp 75,4 miliar.

“Targetnya bulan Oktober selesai,” kata Nenabu.

Sebagaimana disaksikan di Desa Mbuit, para pekerja dari PT Adisti Indah sementara mengerjakan ruas yang tersisa sekitar 6 km. “Tinggal enam kilometer lagi selesai,” kata Nenabu.

Nenabu puas dengan proyek pengerjaan jalan provinsi ini. “Yang luar biasa itu waktu tempuh. Dulu sebelum diaspal, warga butuh tujuh jam ke Labuan Bajo dari sini. Sekarang waktu tempuhnya bisa dipotong setengah menjadi 2 sampai tiga jam. Ini sudah sangat membantu masyarakat,” kata Nenabu. (den)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar