HUT RI di Malaka: Indonesia Maju, Malaka Juga Maju

  • Whatsapp

BETUN KABARNTT.CO—Pada peringatan HUT ke-75 Kemerdekaan RI di Betun, Bupati Malaka, Stef Bria Seran, menegaskan, Indonesia maju, Malaka juga harus maju.

“Tema HUT ke 75 RI adalah Indonesia Maju, maka  Malaka juga harus maju karena kita bagian dari NKRI. Kita punya cita-cita yang sama. Semua harus bersatu, tidak boleh menuding satu sama lain. Di tengah pandemi ini kuncinya ada pada tiga kekuatan yakni rakyat, satu komando dan bersatu,” kata Bupati Stef Bria Seran pada peringatan HUT RI di Betun, Senin (17/8/2020) pagi.

Bacaan Lainnya

Upacara peringatan HUT ke 75 RI tingkat Kabupaten Malaka berlangsung sederhana, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Para peserta upacara dibatasi, yakni Polri 10 anggota, TNI 10 anggota dan Satpol PP 10 anggota dengan paskibra adalah purnatugas tahun 2019.

Walaupun sederhana karena pandemi Covid19, Bupati Stef Bria Seran, atau yang akrab dengan sapaan SBS, meminta semua warga tetap semangat dan terus berkarya meraih cita-cita Indonesia maju termasuk Malaka.

Upacara bendera dimulai tepat pukul 08.00 Wita. Para undangan yang hadir sebelum masuk ke lokasi upacara terlebih dahulu diperiksa kesehatan berupa tes suhu tubuh dan mencuci tangan menggunakan sabun.

Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran, MPH hadir didampingi Ketua TP PKK, Ny. Beatrix Tae Bria Seran, Kapolres Malaka, AKBP Albertus Neno, Wakil Ketua DPRD Malaka, Devi Hermin Ndolu, pejabat yang mewakili Dandim 1605 Belu-Malaka, Sekda Malaka, Donatus Bere, pimpinan OPD dan undangan lainnya.

Bupati SBS mengatakan, jika disamakan dengan umur manusia, maka usia 75 tahun itu sudah terbilang sangat tua. Tetapi usia itu tidak boleh melemahkan semangat untuk terus berjuang maju.

Bupati SBS juga mengajak warga Malaka untuk terus bersyukur terutama karena Malaka masih berada di zona hijau di tengah pandemi Covid-19.

“Jangan berhenti bersyukur dengan memanjatkan doa pada Tuhan karena Malaka masih tetap zona hijau. Ini karena kerja bersama semua elemen terutama petugas di empat titik pintu masuk ke Malaka,” kata mantan Kadis Kesehatan NTT ini. (abr)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *