Gubernur NTT Minta Masyarakat Sumba Dukung Rencana Bangun Listrik Tenaga Surya

  • Whatsapp

WAINGAPU KABARNTT.CO—Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) meminta masyarakat Sumba mendukung rencana pembangunan energi listrik tenaga surya di Sumba.

Dukungan masyarakat Sumba itu, menurut Gubernur VBL, terutama terkait dengan penggunaan lahan untuk pembangkit listrik tenaga surya.

Bacaan Lainnya

“Saya harap orang Sumba dukung dengan menyiapkan lahan untuk pembangkit listrik tenaga surya itu. Kita itu kalau tidak ada proyek tidak ribut, tetapi setelah mau bangun ribut sekali. Ini saya punya tanah, ini saya punya nenek punya tanah dan seterusnya. Saya harap kita dukung dengan menyiapkan lahan agar rencana pembangunan energi listrik itu terwujud,” kata Gubernur di hadapan ratusan masyarakat Desa Praimadita, Kecamatan Karera,  Sumba Timur, Selasa (8/9/2020) petang.

Gubernur mengatakan kembali rencana pembangunan energi listrik skala besar itu menjawab harapan masyarakat di desa-desa di Sumba Timur bagian selatan.

Dalam dialog dengan warga usai memberikan sambutannya, warga meminta Gubernur VBL memperhatikan kebutuhan listrik untuk warga.

“Kalau energi listrik tenaga surya itu jadi, maka listrik selesai. Listrik dari Sumba kita jual hingga ke Jawa dan Sumatera, masa kita sendiri tidak dapat?” kata Gubernur VBL.

Seperti diberitakan sebelumnya, menurut hasil penelitian dari para ahli Pulau Sumba merupakan pulau dengan panas terbaik di Indonesia untuk membangun energi listrik panas matahari.

Dalam rencana pemerintah, energi listrik tenaga surya dari  Pulau Sumba bisa mencapai 20 ribu mega. Untuk tahap awal dibangun dua ribu mega hingga mencapai 20 ribu mega.

Untuk mewujudkan rencana ini, jelas Gubernur VBL, sedang disiapkan proposal untuk diberikan kepada presiden.

Kepada semua yang hadir, Gubernur  VBL membeberkan rencana pembangunan yang sudah, sedang dan akan dikerjakan, terutama terkait dengan infrastruktur.

Beberapa kepala desa dalam dialog dengan Gubernur VBL meminta perhatian pemerintah provinsi membangun ruas jalan yang masih rusak berat.

Sebagaimana dipantau kabarntt.co, ruas jalan baik jalan provinsi maupun jalan kabupaten di kawasan Sumba Timur bagian selatan kondisinya rusak parah.

Rombongan gubernur yang melintasi ruas  jalan dari pertigaan Tarimbang menuju Praimadita harus berhenti di beberapa titik akibar kondisi jalan menanjak yang rusak berat. Kubangan menganga terdapat di hampir sepanjang jalan. Debu beterbangan.

Hanya kendaraan dobel kabin dan truk-truk yang bisa melintas. Pengendara juga mesti punya nyali dan keterampilan tinggi menyusuri ruas jalan di kawasan ini.

“Tahun 2022 semua jalan provinsi akan selesai dibangun. Kalau jalan sudah baik, tugas masyarakat kerja sungguh-sungguh. Tanam jagung, tanam sayur, janga main-main lagi. NTT ini hanya bisa maju kalau kita kerja sungguh-sungguh,” tegas Gubernur VBL. (den)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *