Gubernur NTT Minta Kerja Harus Fokus

  • Whatsapp
????????????????????????????????????

LARANTUKA KABARNTT.CO—Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL), mengatakan, dengan kondisi NTT  seperti saat ini pemerintah mesti kerja fokus.

Kerja fokus, kata Gubernur VBL, jauh lebih baik dan berhasil nyata dibandingkan dengan kerja banyak sektor tetapi hasil kurang nyata dan tidak punya pengaruh.

Bacaan Lainnya

“Lebih baik kita kerja fokus saja. Kalau di Flores Timur ini hasilnya ikan dan pertanian, ya fokus itu saja. Yang lain biar dulu, tidak perlu dana banyak. Fokus supaya hasilnya nyata, ada dan bermanfaat  bagi banyak orang,” kata Gubernur VBL, Selasa (28/7/2020).

Gubernur VBL mengatakan hal itu di hadapan Bupati Flores Timur, Anton Hadjon, Wakil Bupati Flores Timur, Agus Payong Boli, Ketua DPRD Flores Timur,  Robert Kereta, para anggota Forkompimda Flotim, para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) Flores Timur, para camat, lurah, kepala desa, para petugas kesehatan dan masyarakat Solor Barat dalam tatap muka di Pantai Wisata Riangsunge, Ritaebang, Solor Barat, Flores Timur.

Dengan kerja fokus pada sektor yang potensial dan menjanjikan, kata  Gubernur VBL, manfaat  yang dirasakan masyarakat luas jauh lebih baik. “Kita ini kerja terlalu banyak, sehingga tidak fokus. Semua mau kerja, kerja ini kerja itu. Hasilnya tidak ada. Everything is nothing. Untuk apa kita kerja semua sampai kita tidak tahu lagi mau kerja apa karena hasilnya tidak ada,” kata Gubernur VBL.

Gubernur VBL mengatakan, dengan covid-19 sebenarnya NTT diuntungkan. “Presiden sudah instruksikan agar dilakukan refocusing anggaran. Ini peluang untuk NTT, peluang untuk kita kerja, tetapi kerja fokus,” tandas Gubernur VBL.

Itu sebabnya dalam pemerintahannya tahun depan, kata  Gubernur VBL, ada dinas yang tidak dapat banyak dana. “Dinas-dinas  yang tidak bisa mendatangkan pendapatan tunggu dulu, tidak perlu banyak dana. Para pegawainya tetap dapat gaji, tetapi anggaran untuk dinas itu dikurangi dan difokuskan di dinas-dinas lain yang menjadi fokus,” tandas Gubernur VBL.

Sementara Bupati Flores Timur,  Anton Gege Hadjon, membeberkan program-program yang dikerjakan Pemda Flores Timur sesuai dengan visi misinya.

Di antara misinya adalah program usahawan muda. Dengan program ini, pemerintah memberi dana hibah kepada anak-anak muda untuk terjun ke dunia usaha. “Dulu kita hibahkan ke kelompok, tapi lebih banyak gagal. Karena itu kita ubah jadi usaha perorangan supaya bisa berkembang. Mereka disatukan karena kebersamaan usaha, sehihgga bisa besar dan bisa membentuk  koperasi,” tandas Anton Hadjon.

Tentang potensi kelautan, Anton Hadjon menyebut potensi hasil laut Flores Timur luar biasa. “Potensi ikan Flotim tinggi karena Flotim di ujung timur, utara dan selatan berbatasan dengan laut. Jadi ikan kita banyak sekali,” kata Anton Hadjon.

Yang menjadi soal, kata Anton Hadjon, adalah pengiriman ke luar Flotim. “Ikan Flotim harus ke Maumere. Sekarang kami minta  agar jalur diperpendek dari Larantuka langsung ke Surabaya. Jadi tol laut langsung bawa ikan Flotim ke Surabaya, tidak perlu lagi ke Maumere,” kata Anton Hadjon.  (den)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *