Gandeng Sempati Air, BPBD Salurkan Air ke Masyarakat

  • Whatsapp

ENDE KABARNTT.CO—Guna memenuhi kebutuhan air minum bersih masyarakat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ende menggandeng Sempati Air untuk menyalurkan air minum bersih kepada masyarakat. Kerja sama BPBD dan Sempati Air tersebut telah dilaunching, Kamis (19/11/2020).

Hal ini disampaikan Kepala Badan Penanggulangan Bancana Daerah Kabupaten Ende,  Sebastianus Bele,  saat ditemui di ruang kerjanya.

Bacaan Lainnya

Bele mengatakan, upaya yang dilakukan BPBD adalah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan air bersih.

“Kita telah melakukan kerja sama dengan pihak swasta untuk melakukan penyaluran air bersih. Tujuan untuk memenuhi  kebutuhan masyarakat,” ujar Bele.

Untuk hari pertama, setelah launching dilakukan penyaluran untuk warga masyarakat yang ada di Kelurahan Tanjung, Kecamatan Ende Selatan.

Selain itu, tandasnya, untuk sementara penyaluran dilakukan untuk warga masyarakat di empat kecamatan di dalam kota.

“Bukan berarti luar kota tidak.Untuk sementara dalam kota dulu karena alasan untuk luar kota jika harus bawa air dari dalam kota cukup sulit. Dulu pernah di Kecamatan Kotabaru, tapi kita mengambilnya di titik air yang dekat dengan kecamatan tersebut,” ujarnya.

Lebih jauh mantan Kepala Dinas Perindustrian ini mengatakan, Sempati Air akan menyediakan jasa mobil tangki sebanyak dua unit dan dibantu dengan mobil tangki milik Badan Penanggulangan Bancana Daerah Kabupaten Ende sebanyak satu unit.

“Pasokan air kita ambil dari Sempati Air. Dan warga akan terima gratis,” sebut Sebas Bele.

Untuk tahun 2020, lanjutnya, pihaknya menyediakan setidaknya 100 tangki air minum bersih dan akan dilanjutkan pada tahun 2021.

Kepada warga masyarakat yang ingin mendapatkan air minum bersih, jelas Bele, harus melalui kelurahan. Lurah akan mendata, dan kemudian melaporkan kepada BPBD, dan setelahnya air minum akan disalurkan kepada kelurahan yang membutuhkan.

Dia juga berharap, demi memperlancar pendistribusian air, maka warga masyarakat bisa menyiapkan wadah yang besar.

“Kalau ember, gentongan tentu tidak efektif. Dipastikan memakan waktu untuk satu lokasi,” kata Bele yang juga mengusulkan kepada lurah untuk melakukan pendekatan kepada pemilik bak penampungan untuk diisi dan masyarakat bisa mengambilnya dari bak tersebut.

Dia mengatakan akan melayani permintaan hajatan dari pemerintah, namun tegasnya lagi untuk permintaan individu belum bisa dilayani.

Ahmad, salah seorang warga Kelurahan Tanjung menyambut baik apa yang dilakukan oleh BNPB Kabupaten Ende.

Menurut dia, hampir setiap tahun selalu kekurangan air minum bersih. Mereka cuma mengandalkan sumur.

“Sebagai warga kami menyambut baik. Terima kasih  untuk pemerintah terutama BPBD .Biar kami tidak sulit air lagi,” pungkasnya. (ase)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *