Bertambah 1 Orang Pasien Positif Covid-19 di Sumba Timur

  • Whatsapp

WAINGAPU KABARNTT.CO—Pemerintah menyampaikan penambahan kasus pasien positif Covid-19 sebanyak 1 kasus baru per Minggu (15/11/2020). Penambahan itu menyebabkan total kasus Covid-19 di kabupaten Sumba Timur kini mencapai 31 kasus, terhitung sejak diumumkan pasien pertama, Maret 2020 lalu.

Perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Sumba Timur juga bisa diakses publik melalui Posko Covid-19 Kabupaten Sumba Timur dengan update yang tersedia setiap hari.

Bacaan Lainnya

Kendati kasus bertambah, namun harapan juga tumbuh dengan semakin banyaknya pasien Covid-19 yang sembuh.

Pada Senin hari ini, tercatat dalam data Posko Gugus Tugas Sumba Timur, total pasien sembuh dari Covid-19 mencapai 24 orang sejak awal pandemi dan dianggap tidak lagi terinfeksi virus corona. Dan pasien yang masih dirawat memcapai 5 orang pasien.

Mereka dinyatakan sembuh berdasarkan pemeriksaan dengan metode PCR yang memperlihatkan hasil negatif virus corona.

Sementara pasien meninggal sejak awal pandemi hingga kini mencapai 2 orang.

Kasus Covid-19 di Kabupaten Sumba Timur masih tersebar di tiga Kecamatan yakni Kecamatan Kota Waingapu, Kecamatan Kambera dan Kecamatan Umalulu.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Timur, dr. Chrisnawan Tri Haryantana, Senin (15/11/2020)  membenarkan di Sumba Timur ada satu kasus baru Covid-19.

Kasus baru itu  bukan kontak dengan kasus terdahulu, namun kasus baru pelaku perjalanan dari Jakarta dan usia sudah hampir 70 lebih tahun, namun yang bersangkutan dalam keadaan baik-baik saja.

“Pelaku perjalanan dari Jakarta, bukan hasil pelacakan kontak dari kasus terdahulu, yang bersangkutan terdeteksi ketika mau pulang ke Jakarta dan melakukan rapid test bertutut-turut reaktif sehingga langsung diswab dan hasilnya positif Covid-19. Kami sudah jemput untuk diisolasi secara terpusat,” jelas Haryantana.

Lebih lanjut Haryantana mengatakan, yang bersangkutan dalam kondisi yang baik, tidak ada gejala apapun.

“Padahal yang bersangkutan juga ada penyakit lain, namun kita tetap melakukan isolasi supaya cepat ditangani oleh tim medis di ruang isolasi,” kata Haryantana.

Kasus baru tersebut berasal dari Kecamatan Kota Waingapu dan tim akan melakukan pelacakan secara cepat untuk mengantisipasi penyebaran pada kontak langsung dengan keluarga. (np)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *