8 Perawat Positif Covid-19, Akibat Transmisi Lokal, Puskesmas Waimangura Ditutup

  • Whatsapp

KUPANG KABARNTT.CO—Sebanyak 8 orang tenaga kesehatan (Nakes) di Puskesmas Waimangura, Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT), positif Covid-19. Akibatnya, puskesmas ini ditutup untuk sementara.

“Hari ini lonjakannya cukup signifikan, bertambah 8 kasus dan semuanya transmisi lokal. Memang akhir-akhir ini kebanyakan transmisi lokal. Delapan kasus tersebut merupakan tenaga kesehatan dari Puskesmas Waimangura. Kami langsung memberikan surat peringatan agar semua tenaga medis lainnya melakukan isolasi mandiri dan juga penutupan sementara puskesmas dari tanggal 4 sampai 18 Desember 2020,” jelas Ketua Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumba Barat Daya, Bernardus Bulu, ketika dihubungi lewat telpon genggam, Kamis (3/12/2020).

Bacaan Lainnya

Menurut Bulu, Puskesmas Waimangura pengawainya terbatas, juga tenaga medisnya semuanya terpapar, sehingga pelayanannya harus di utup untuk sementara dan hanya untuk emergensi saja yang tetap dibuka. Sedangkan rawat inap dan lainnya ditutup sementara dan pasien dialihkan ke puskesmas terdekat.

“Yang terpapar saja sudah sok secara psikologis, sehingga memang puskesmas untuk sementara ditutup, hanya emergensi saja yang dibuka,” kata Bulu.

Bulu memaparkan terjadinya peningkatan serta transmisi lokal akibat pola hidup dan kesadaran masyarakat belum begitu teredukasi dengan baik.

“Ya, ada yang terpapar dari kantor, ada juga yang terpapar dari pesta dan kerumunan. Namun karena yang bersangkutan berkantor ya, kita bilang dari kantor. Memang pola perilaku hidup sehat masyarakat ini belum terpola dan sangat  sembarang,” imbuhnya.

Bulu juga menyesalkan pembagian bantuan sosial dari pusat yang dipusatkan di bank-bank. “Masyarakat sudah tidak lagi mengindahkan protokol kesehatan. Kami juga sudah turunkan Tim Satgas untuk membantu antrean supaya jaga jarak. Begitu ditinggal pasti kerumun lagi. Memang tergantung kesadaran masyarakat.

Untuk diketahui total kasus Covid-19 di Kabupaten Sumba Barat Daya mencapai 43 kasus dengan rincian 13 kasus dirawat, sembuh 30 kasus. (np)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *