3 Kecamatan di Sumba Timur Ini Masuk Zona Merah Covid-19

  • Whatsapp

WAINGAPU KABARNTT.CO—Peningkatan kasus positif Covid-19 periode kedua di Kabupaten Sumba Timur meningkat secara signifikan, di mana 6 kasus diisolasi di Rumah Sakit Umum Daerah Rara Meha dan 2 kasus meninggal dunia.

Kasus positif Covid-19 tersebut tersebar di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Kota Waingapu dengan 6 kasus, Kecamatan Kambera 1 kasus dan Kecamatan Matawai Lapao 1 kasus.

Bacaan Lainnya

Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Timur, Jonker Telnoni, S.Km, dikonfirmasi lewat telepon seluler, Rabu (16/9/2020), mengatakan 3 kecamatan di Sumba Timur berada dalam zona merah kasus Covid-19.

Telnoni  merincikan Kecamatan Kota Waingapu dengan 6 kasus, dengan rincian  4 kasus dirawat di Ruang Isolasi RSUD Rara Meha dan 2 kasus meninggal dunia. Satu kasus di Kecamatan Kambera dan 1 kasus di Kecamatan Matawai Lapao.

“Ada tiga kecamatan di Sumba Timur yang dinyatakan zona merah terkait Covid-19, dan tim gugus tetap melakukan pemantauan terhadap 3 kecamatan tersebut,” kata Telnoni.

Menurutnya, hari ini pihaknya telah mengirim  85 sampel swab ke Laboratorium Biomekuler RSUD Prof. Johannes Kupang dengan menggunakan helikopter milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bantuan presiden yang ditempatkan di Labuan Bajo. Sebanyak 85 sampel swab tersebut merupakan hasil pelacakan kontak langsung dari kasus 020.

“85 sampel swab hasil pelacakan kontak langsung dengan kasus 020 kami sudah kirim hari ini dengan bantuan helikopter dari BNBP dari Labuan Bajo. Kami berharap mandapat hasil secepat mungkin,” katanya.

Untuk hasil pemeriksaan sampel swab kontak langsung dengan kasus 013, semuanya sudah terkonfirmasi. Sedangkan 71 sampel swab kontak langsung dengan kasus 019 baru 41 yang sudah terkonfirmasi dan semuanya negatif.

Total kasus positif Covid-19 di Kabupaten Sumba Timur mencapai 20 kasus, dengan rincian 12 kasus dinyatakan sembuh, 6 kasus dirawat secara intensif di Ruang Isolasi Rumah Sakit Umum Daerah Rara Meha Waingapu, dan 2 kasus meninggal dunia. (np)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *