Dandim Ende Ajak Awak Media Kolaborasi Bangun Ende

  • Whatsapp

ENDE KABARNTT.CO-— Dandim  1602/Ende, Letkol Inf Nelson Paidi Makmur Marpaung, mengajak insan pers atau media yang ada di Ende untuk berkolaborasi membangun Kabupaten Ende.

Ajakan Makmur  itu disampaikannya pada acara coffee morning bersama awak media, Sabtu (2/1/2021).

Bacaan Lainnya

Makmur  juga mengajak media agar selalu mengontrol dan mengawasi semua program dan kegiatan selama kepemimpinannya di Kodim 1602 Ende agar bisa bermanfaat bagi bangsa dan negara khususnya masyarakat Kabupaten Ende.

Coffee morning yang dilaksanakan di Lapangan Tembak Walisongo itu dihadiri puluhan pekerja media yang ada di Kabupaten Ende.

“Saya mengajak rekan-rekan media baik cetak maupun elektronik, mari kita bekerja sama, kolaborasi untuk membangun Kabupaten Ende ke depannya,” ajak Makmur.

Makmur  yang pernah bertugas di Kalimantan Barat dan Jambi ini mengajak para pekerja media untuk juga turut serta mengedukasi masyarakat lewat pemberitaan. Hal ini, tambah dia, demi menjaga stabilitas dan keamanan daerah ini.

“Saya ajak rekan-rekan untuk bersama mengedukasi masyarakat sehingga bisa hidup damai, kondusif dan tetap aman lewat pemberitaan,” ujarnya .

Dijelaskannya, hingga sekarang kondisi keamanan relatif kondusif dan diharapkan tetap kondusif sehingga Kabupaten Ende bisa hidup aman damai.

“Saya sangat mengharapkan rekan-rekan wartawan dapat berkolaborasi baik dengan aparat TNI, terutama mengedukasi masyarakat untuk menghindari tindakan kriminalitas, sikap intoleransi, dan tidak disiplin. Saya minta kita semua ikut membantu pemerintah daerah dalam penyelenggaraan pembangunan demi kemajuan daerah,” ujarnya.

Makmur menambahkan ,  Kota Ende sebagai Kota Pancasila harus menjadi kota yang aman dan harmonis. Untuk itu diharapkan agar media menjadi corong edukasi dan sumber informasi publik yang akurat dalam membantu tugas TNI.

Selain itu,dirinya juga berharap agar media juga turut mengontrol prajuritnya dari sikap dan tindakan’ nakal, meski diakui ada beberapa oknum yang melakukan namun, kata dia, tidak terlepas dari sifat manusia.

“Cabai saja kita tanam ada yang bertumbuh baik ada juga tidak baik. Apalagi manusia,” kata Makmur.

Karena itu dia meminta untuk melakukan kritik dan masukan lewat dirinya. (ase)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *