Walikota Kupang Launching Program Kerja TPAKD Kota Kupang

  • Whatsapp

KUPANG KABARNTT.CO—Walikota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM, MH, melaunching dua program kerja Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD)  Kota Kupang tahun 2021 dalam Rapat Pleno TPAKD Kota Kupang di Aula Garuda, Kantor Wali Kota Kupang, Selasa (19/10/2021).

Dalam sambutannya,  Jefri Riwu Kore yang juga menjabat sebagai Pengarah TPAKD Kota Kupang menjelaskan, dalam beberapa rapat teknis TPAKD Kota Kupang dan terakhir pada tanggal 24 Maret 2021 yang lalu, telah disepakati bersama program kerja dan kegiatan TPAKD Kota Kupang tahun 2021.

Bacaan Lainnya

Jefri menyebut program kerja itu  antara lain program pembiayaan UMKM, melalui pemberian modal usaha guna yang berfokus pada pelaku UMKM di 6 kecamatan dengan sumber data UMKM berasal dari perangkat daerah Pemerintah Kota Kupang.

Dalam kegiatan ini, sebanyak 140 UMKM akan dibina oleh Bank NTT, sedangkan 24 lainnya akan menjadi binaan Bank BPR Modern.

Program yang kedua adalah pendampingan UMKM, berupa kegiatan capacity building yang akan difasilitasi oleh OJK dan BI Perwakilan NTT bekerja sama dengan pihak akademisi dan para pengusaha.

Kegiatan akan dikemas dalam bentuk bimtek, workshop dan pelatihan lainnya sesuai dengan kebutuhan pelaku UMKM yang dilaksanakan secara online maupun offline sesuai dengan kondisi Covid-19 di Kota Kupang saat ini.

Tujuan dari kegiatan tersebut adalah untuk melahirkan UMKM yang tangguh dan mandiri serta dapat bersaing di era modern/digital.

Ditambahkannya, sebagai barometer perekonomian di NTT, TPAKD harus bisa memberikan kemudahan akses keuangan bagi masyarakat, terutama para pelaku UMKM, supaya mencegah warga beralih ke pinjaman online yang illegal.

Perangkat daerah lingkup Kota Kupang termasuk para lurah,  menurutnya, harus terlibat, selain untuk pendataan juga untuk mensosialisasikan kepada para pelaku UMKM di wilayahnya untuk memanfaatkan akses keuangan secara digital.

“Fokus kita adalah kemudahan dan kecepatan untuk mendapatkan akses kredit perbankan bagi warga terutama UMKM,” tegasnya.

Kepala Kantor OJK Perwakilan Provinsi NTT, Robert Sianipar, pada kesempatan yang sama menyampaikan dalam rangka mengoptimalkan program kerja ini maka perlu disusun time frame, target dan pembentukan Kelompok Kerja Teknis (Pokja Teknis) yang terdiri dari instansi/lembaga terkait.

Sebagai contoh, kata Robert, program penyaluran kredit melawan rentenir (KMR) dapat dibentuk Pokja Teknis yang terdiri  dari bagian ekonomi Setda Kota Kupang, OJK Provinsi NTT, bank penyalur KMR serta OPD yang membina UMKM, dengan target penyaluran kepada 50 orang pelaku UMKM binaan OPD per triwulan.

Robert menambahkan, TPAKD Kota Kupang dibentuk dengan tujuan antara lain agar mendorong tersedia akses keuangan yang seluas-luasnya kepada masyarakat di Kota Kupang dalam rangka mendukung perekonomian daerah, mencari terobosan dalam rangka membuka akses keuangan yang lebih produktif bagi masyarakat di Kota Kupang, serta mendorong lembaga jasa keuangan di Kota Kupang untuk meningkatkan peran serta dalam pembangunan ekonomi daerah.

Dilaporkannya, sampai dengan Agustus 2021 kredit perbankan di Kota Kupang terus menunjukkan pertumbuhan secara positif. Posisi Agustus 2021 kredit mengalami pertumbuhan secara year of year (YoY) sebesar Rp14,029 miliar atau sebesar4,55% sedangkan secara year to date (YtD) sebesar  2,02%.

Perkembangan kredit di Kota Kupang juga menunjukkan kinerja yang lebih baik dibandingkan nasional yang masih mencatatkan pertumbuhan secara YoY maupun YtD masing-masing sebesar 1,22% dan 1,93%.

Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, I Nyoman Ariawan Atmaja, dalam pleno tersebut meminta TPAKD agar memperhatikan kendala dalam pengajuan kredit bagi UMKM, terutama KUR.

Menurutnya dari sisi debitur pengajuan KUR terkendala persyaratan administratif, usaha belum layak serta tidak memiliki agunan. Karena itu dia menyarankan agar syarat administratif pengajuan KUR dipermudah.

Rapat pleno penetapan program kerja TPAKD tersebut dipandu oleh Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Kupang, Ignasius Lega, SH.  (pkp_ans)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *