Wabup SBD Apresiasi Kelompok Tani Alam Subur Desa Tema Tana

  • Whatsapp

TAMBOLAKA KABARNTT.CO—Wakil Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Marthen Christian Taka. S.IP,  mengunjungi Kelompok Tani Alam Subur yang berada di Desa Tema Tana, Kecamatan Wewewa Timur, SBD, Kamis (5/8/2021).

Christian Taka  yang didampingi Ketua Yayasan Tunas Muda Indonesia (YTMI), Eduard Lorens Fasius, mengapresiasi semangat gotong royong Kelompok Tani Alam Subur.

Bacaan Lainnya

Christian Taka mengatakan, dia mengunjungi kelompok tani itu guna memberikan dukungan dan mendorong para petani milenial untuk memanfaatkan lahan yang ada di daerah untuk perbaikan ekonomi di masa pandemi ini.

Christian Taka mengatakan, di masa pandemi Covid-19 saat ini pemerintah mendorong penuh produksi petani dan juga merupakan kegiatan yang produktif  untuk mendukung perbaikan ekonomi di SBD sendiri.

“Kami pemerintah daerah membantu lewat Program 7 Jembatan Emas. Bahkan pihak lain harus bersama berkolaborasi untuk mendukung program prioritas pemerintah tersebut,” kata Christian Taka yang juga salah satu bakal calon Bupati SBD usungan Partai Golkar.

Christian Taka juga mengapresiasi warga Desa Tema Tana yang membangun  3 Pos Karya (Poskar) Peduli Sesama. Poskar ini diinisiasi Partai Golkar untuk membantu meringankan beban hidup masyarakat di tengah pandemi Covid-19 saat ini.

Christian Taka mengatakan, Poskar di desa ini akan dikelola oleh petani, sehingga semua hasil pertanian ditampung di poskar  dan kemudian bisa disalurkan bagi masyarakat yang terdampak Covid-19.

Sementara, Ketua Kelompok Tani Alam Subur, Oktavianus Bulu Ngongo, memberikan apresiasi atas kehadiran Christian Taka.

“Ini menjadi semangat kami untuk terus merangkul anak-anak muda untuk memanfaatkan lahan yang ada untuk perbaikan ekonomi masyarakat,” kata Oktavianus.

Oktavianus  mendukung penuh poskar yang dibangun di SBD dalam rangka penanganan Covid-19 serta pengendalian ekonomi yang kian merosot akibat Covid-19.

“Kami minta alat pertanian seperti hand tractor, mesin potong rumput serta mesin rontok untuk mendukung pertanian,”  pinta Oktavianus.

Sedangkan Ketua YTMI, Eduard Lorens Fasius, menegaskan  dalam situsi pandemi Covid-19 ini memang harus kerja kolaboratif  dan kerja serius, tidak hanya ada pada pemerintah namun harus didukung oleh semua komonitas.

“Apa yg dipikirkan dan dikerjakan saat ini merupakan konsep Ketua DPD I Partai Golkar NTT,  Emanuel Melkiades Laka Lena. Sebagai kaum milenial memang sudah semestinya kita dukung karena ini adalah misi kemanusiaan di tengah pandemi,” kata Eduard. (np)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *