Terima Manejemennya, Gubernur Apresiasi Kopdit Swasti Sari

  • Whatsapp

KUPANG KABARNTT.CO—Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL), memberi apresiasi kepada manajemen Kopdit Swasti Sari. Kopdit Swasti Sari dinilai telah mendukung pengembangan sektor riil.

Apresiasi itu disampaikan Gubenur VBL ketika menerima sejumlah pengurus dan manejemen Kopdit Swasti Sari, Kamis (7/1/2020), di ruang kerjanya.

Bacaan Lainnya

“Apresiasi untuk Kopdit Swasti Sari karena sekarang masuk ke sektor riil. Nantinya Swasti Sari dapat menjadi mitra pemerintah dalam membangun perekonomian NTT dan juga sektor pakan ternak, karena market kita pada sektor ini senilai Rp 1,1 triliun yang keluar dari NTT,” jelas Gubernur VBL.

Gubernur VBL juga menyampaikan bahwa tahun ini kita siapkan administrasi dan infrastruktur pabrik pakan ternak sehingga  tahun depan bisa dapat beroperasi di NTT.

“Pemerintah mendahului untuk pembangunan pabrik pakan ternak yang kita rencanakan di Pulau Timor, Sumba dan Flores. Tahun ini kita siapkan proses tender dan kesiapan infrastrukturnya sehingga tahun depan dapat beroperasi. Koperasi dapat bermitra dengan pemerintah untuk melakukan hal yang sama,” pungkas Gubernur VBL.

Lebih lanjut Gubernur VBL juga menyampaikan saat ini dunia masuk pada era digital. Koperasi di NTT juga mesti menyesuaikan dengan perkembangan yang ada. Ke depannya koperasi bisa lebih maju dan terhubung dengan lembaga perbankan lainya untuk bersinergi dan mensejahterakan daerah ini.

“Target kita tahun depan memiliki seribu koperasi digital. Dari aspek pendaftaran dan proses badan hukumnya bersifat online.  Persaingan pasti semakin ketat dan perlu diimbangi sistem dan manajemen internal yang kuat. Karena koperasi ke depannya harus terintegrasi dengan lembaga perbankan lainya termasuk Bank NTT untuk mensejahterakan masyarakat dan daerah ini,” ujar VBL.

Sementara Ketua Pengurus Kopdit Swasti Sari,  Asterius David Daki, S.Pd, dalam laporannya kepada Gubernur VBL  menyampaikan bahwa pada tahun 2021 Kopdit Swasti Sari akan masuk ke sektor rill termasuk program Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS).

“Kopdit Swasti Sari di tahun ini akan mulai masuk ke sektor rill, lebih tepatnya akan bergerak pada sektor peternakan, kelautan dan pertanian khususnya program TJPS yang anggarannya kami siapkan Rp 200 miliar yang dapat diakses masyarakat sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” jelas Aster.

Aster juga menjelaskan, Kopdit Swasti Sari mendukung penuh program digitalisasi koperasi.

“Kami juga mendukung program Pemerintah Provinsi NTT yaitu program digitalisasi koperasi. Kami yakin dengan digitalisasi koperasi dapat  menghentikan aktivitas koperasi yang tidak berbadan hukum yang sangat menyusahkan dan memberatkan masyarakat NTT,” pungkas Aster.

Pertemuan ditutup dengan penandatanganan prasasti peresmian Gedung Kantor Cabang KSP Kopdit Swasti Sari Kefamenanu.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan Transmigrasi Provinsi NTT, Silvy Peku Djawang, Ketua Pengurus KSP Kopdit Swasti Sari, Asterius David Daki, S.Pd, Ketua Pengawas KSP Kopdit Swastisari, Simon Anunu S.Ag, M.Pd, Sekretaris Pengurus KSP Kopdit Swasti Sari, Fransiskus X. Ivan Rahas, S. Pd, M.Hum, dan General Manager KSP Kopdit Swastisari, Yohanes Sason Helan,A.Md. (humas setda ntt/den)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *