Sumtim PPKM Level IV, Ekonomi Masyarakat Jangan Mati

  • Whatsapp

WAINGAPU KABARNTT.CO—Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level IV di Sumba Timur (Sumtim) jangan  sampai mematikan geliat ekonomi masyarakat.

Harapan ini dilontarkan Ketua Komisi C DPRD Sumba Timur, Ayub Tay Paranda, kepada kabarntt.co, Rabu (28/7/2021).

Bacaan Lainnya

Sebagaimana diketahui, Sumba Timur termasuk tiga daerah/kabupaten di NTT yang memberlukukan PPKM Level IV bersama 42 kabupaten/kota lain di Indonesia. Selain Sumba  Timur, dua daerah lain di NTT adalah Kota Kupang dan Sikka.

PPKM Level IV ini diterapkan karena trend penambahan kasus Covid-19 memperlihatkan angka peningkatan.

Data Covid-19 di Sumba Timur per Selasa (27/7/2021) mencapai 3.316 kasus dengan rincian pasien aktif 908 kasus, pasien sembuh 2.343 kasus. Sedangkan kasus meninggal dunia mencapai 65 kasus.  Covid-19 sudah tersebar di 15 kecamatan di Sumba Timur.

Ketua Komisi C DPRD Sumba Timur, Ayub Tay Paranda, sangat berharap penerapan PPKM Level IV ini dapat menekan serta memutuskan rantai penyebaran Covid-19 di tengah masyarakat.

“Ini merupakan tugas dan tanggung jawab kita bersama dalam memutuskan rantai penyebaran Covid-19. Kita sedang diuji bagaimana gotong toyong kita, bagaimana kepedulian kita serta kesadaran kita dalam hal protokol kesehatan di mana pun kita berada. Kita tidak bisa bandel lagi karena ini sudah masuk dalam keluarga kita.  Mari kita bergandengan tangan untuk mendukung penuh apa pun keputusan pemerintah untuk penanganan Covid-19,” tegas Ayub.

Ketua Fraksi Golkar DPRD Sumba Timur ini juga menghimbau pemerintah agar mempersiapkan pendukung penerapan PPKM Level IV tersebut, seperti ketersediaan rapid antigen dalam pelacakan di lapangan, VTM serta dosis vaksin secara berkala agar tidak terjadi kekosongan lagi.

Apalagi, kata Ayub, saat ini animo masyarakat untuk vaksinasi sangat tinggi dan menjadi peluang untuk menyukseskan vaksinasi di Sumba Timur.

“Ya, pasti  pemerintah sudah memikirkan ketersediaan pendukung penerapan PPKM Level IV. Kami tetap mengapresiasi keputusan pemerintah dalam penanganan Covid-19 secara masif dengan PPKM Level IV tersebut,”  imbuhnya.

Sebagai wakil rakyat, kata Ayub, pihaknya juga menghimbau pemerintah agar dalam penerapan PPKM Level IV tersebut tidak mengabaikan ekonomi masyarakat, karena masyarakat Sumba Timur kebanyakan petani peternak, sehingga patut diperhatikan ekonomi mereka.

“Meskipun dalam kedaruratan, pemerintah harus memikirkan perbaikan ekonomi masyarakat, sehingga antara penerapan PPKM dan peningkatan ekonomi masyarakat berjalan seimbang sehingga ekonomi kita tidak kolaps,” katanya. (np)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *