Sudah Guru, Ketua Kelompok Tani, Bacaleg Lagi

  • Whatsapp

TAMBOLAKA KABARNTT.CO-–Apa yang dilakukan Andreas Radu Bani tidak umum dilakukan banyak orang. Laki-laki ini seorang guru di Sumba Barat Daya, tetapi juga menekuni usaha menanam sayur-sayuran. Sudah begitu, dia juga berniat duduk di kursi legislatif sebagai wakil rakyat pada Pileg 2024 nanti dari Partai Golkar.

Di tengah pandemi Covid-19 yang memukul ekonomi saat ini, Andreas mengambil langkah cerdas menanam sayur. Dia tidak sendiri. Bersama sejumlah rekan-rekan dan sahabatnya mereka membentuk kelompok tani hortikultura di Desa Hoha Wungo, Kecamatan Kodi Utara, Sumba Barat Daya.

Bacaan Lainnya

Kelompok tani itu mereka sepakat beri nama Kelompok Tani (Poktan) Sinar Tani. Andreas sendiri dipercayakan jadi Ketua Poktan Sinar Tani.

Di atas lahan sekitar 1 hektar, anggota Pokta Sinar Tani menanam aneka sayur-sayuran. Sayur putih, sawi, tomat, lombok, mentimun. Sudah beberapa kali jerih lelah mereka dipanen. Hasilnya dijual ke masyarakat umum.

Menurut Ketua Komisi C DPRD Sumba Barat Daya, Heribertus Pemudadi, apa  yang dilakukan Andreas dengan teman-temannya di Poktan Sinar  Tani benar-benar menginspirasi orang lain untuk tekun berusaha merenda hidup.

“Saya salut dengan Poktan Sinar Tani ini. Mereka tidak menyerah pada keadaan dan pandemi yang memukul ekonomi saat ini. Ini jadi contoh yang menginspirasi orang lain untuk memanfaatkan lahan yang ada untuk usaha-usaha pertanian, sayur-sayuran yang memang dibutuhkan setiap hari,” kata Heri, Sabtu (7/8/2021).

Yang luar biasa, kata Heri, Andreas  yang juga bakal calon anggota legislatif Sumba Barat Daya dari Partai Golkar ini tidak malu berkeliling membawa hasil usaha mereka untuk dijual.

Hasil kebun mereka dijual  di gereja-gereja, bahkan juga di sekolah. “Saya kagum juga dengan Andreas. Dia tidak malu bawa sayur untuk dijual di gereja, juga di sekolah tempatnya mengajar. Dia tidak ambil pusing atau merasa gengsi karena sebagai guru tetapi membawa sayur ke mana-mana, yang penting sayur anggota laku dan anggota poktan maju,” kata Heri.  (den)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *