Program Indonesia Terang PJU-TS Tembus ke Pelosok Pedesaan di NTT

  • Whatsapp

BORONG KABARNTT.CO—Program Indonesia Terang melalui program Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJU-TS) akan menyasar di daerah pelosok pedesaan yang benar-benar sulit dijanglau oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Direktur Utama PT. Imza Rizki Jaya, HJ. Rizayanti SH; MH, kepada kabarntt.co, menjelaskan, pemasangan PJU tenaga surya tersebut dilakukan karena masih banyak desa di pelosok Indonesia belum tersambung penerangan.

Bacaan Lainnya

Melalui program Indonesia Terang, kata Rizayanti, dirinya berharap dearah pelosok yang belum mendapat penerangan listrik bisa merasakan penerangan.

“Kita ingin membantu program pemerintah, terutama bagi masyarakat pedesaan dengan bantuan PJU tenaga surya,” kata Rizayanti.

Pemasangan lampu PJU Tenaga Surya dilakukan kerja sama dengan Pemerintah Daerah. “Terbuka  peluang besar kepada masyarakat lokal yang ingin memasang lampu tenaga surya,” kata Rizayanti.

Sementara itu, Direktur Utama CV. Putra Redong, Agustinus Gebos, melalui Blasius Ngedo, sebagai pengadaan dan penanggung jawab Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur mengatakan, untuk wilayah NTT masih banyak yang berada dalam kondisi gelap.

Program PJU-TS, kata Blasius, diharapkan dapat meningkatkan  ratio elektrifikasi.

“Lampu PJU memiliki tinggi 6 meter hingga cocok dipasang di pedesaan, jalan pedesaan, perumahaan, daerah yang memang tidak dijangkau oleh PLN. Lampu menggunakan  tenaga matahari sebagaai sumber energi listriknya. Lampu ini juga sangat cocok untuk daerah yang terpencil karena sifatnya trand alone,” jelas Blasius.

Keunggulan dari lampu ini adalah tidak menggunakan pembangkit listrik. Cahaya lampu dihasilkan dari energi matahari. Meski demikian, tidak berarti tidak memiliki kelemahan.

Program PJU-TS yang dijalankan Yayasan Komunitas Kritis Indonesia (YKKI) dengan PT. Imza Risky Jaya telah melaksanakan rapat penetapan dan penataran teknis pengerjaan pemasangan lampu dengan mitra kontraktor.

Di NTT yang mendapat program ini hanya enam (6) kabupaten/kota   yakni Manggarai Timur, Manggarai, Manggarai Barat, Flores Timur, Nagekeo, dan Kupang.

Untuk wilayah Manggarai dan Manggarai Timur dipasang oleh CV. Afgro Putra dan CV. Pongkos Karza.

“Untuk Kabupaten Manggarai Sudah dipasang tepatnya di wilayah Kecamatan Wae Ri’i dan 3 kelurahan di Kecamatan Langke Rembong yakni Kelurahan Wali, Kelurahan Tuke, dan Karot untuk Manggarai Timur, tepatnya dikecamatan Pocoranaka, Kelurahaan MKandosawu, masih disurvai,” tutup Blasius. (adi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *