BPJamsostek Serahkan 3 Ton Beras untuk Korban Seroja

  • Whatsapp

KUPANG KABARNTT.CO—BPJamsostek menyerahkan  tiga ton beras untuk para korban siklon seroja di Kota Kupang. Selain beras untuk korban angin kencang, BPJamsostek juga menyerahkan santunan kematian untuk   seorang tenaga kerja non ASN lingkup Pemerintah Kota Kupang.

Bantuan ini diserahkan  Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) Wilayah Bali Nusa Tenggara Papua, Toto Suharto, Rabu (14/4/2021), di Aula Rumah Jabatan Sekda Kota Kupang dan  diterima Sekda Kota Kupang, Fahrensy P. Funay, SE, M.Si.

Bacaan Lainnya

Klaim jaminan kematian itu untuk ahli waris pegawai tidak tetap (Alm) Ebiet Thobias Tabelak senilai Rp 42.000.000.

Penyerahan santunan tersebut merupakan hak peserta yang didanai melalui APBD Kota Kupang.

Sekda Kota Kupang, Fahrensy,  dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas perhatian BPJamsostek terhadap Kota Kupang yang terdampak bencana dan juga bagi tenaga kerja non ASN berupa santunan kematian.

Fahrensy  mengatakan hal ini merupakan bentuk kepastian perlindungan dan kesejahteraan sosial bagi masyarakat Kota Kupang. Harapannya kemitraan dan koordinasi dapat terus terjalin baik demi kelancaran penyelenggaraan pemerintahan di Kota Kupang.

“Kepada ibu yang menerima santunan kami pemkot belum bisa memberikan lebih, kami berharap santunan ini dapat membantu ibu sebagai ahli waris dan anggota keluarga yang ditinggalkan almarhum,” kata Fahrensy kepada penerima.

Selanjutnya Deputi Direktur BPJamsostek, Toto Suharto, mengatakan Pemkot Kupang diharapkan bisa ikut mengambil langkah-langkah yang diperlukan sesuai tugas, fungsi dan kewenangan masing-masing untuk melakukan optimalisasi pelaksanaan program jamsostek.

Dalam Inpres ditegaskan bahwa seluruh pekerja penerima upah, bukan penerima upah serta pegawai pemerintah non ASN harus didaftarkan menjadi peserta BPJamsostek.

“Banyak manfaat yang bisa diterima oleh tenaga kerja yang ikut jamsostek. Salah satunya jaminan kematian. Hari ini BPJamsostek akan menyerahkan hak peserta yang didanai melalui APBD Kota Kupang kepada ahli waris staf non ASN pemkot Kupang yang meninggal,” ungkap Toto.  (pkp_chr)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *