Bicara di Klasis Kota Kupang Timur, Tiga Hal Ini Diangkat Melki Laka Lena

  • Whatsapp

KUPANG KABARNTT.CO—Majelis Klasis Kota Kupang Timur (K3T) menggelar dialog secara virtual, Minggu (15/8/2021) petang. Dialog dengan tema “Pemberdayaan Ekonomi UMKM di Tengah Pandemi” ini menghadirkan Ketua DPD I Golkar NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, sebagai narasumber.

Hadir dalam dialog virtual itu antara lain Ketua Klasis Kota Kupang Timur, Pdt. Samuel B. Pandie, S.Th bersama jajarannya, Riesta Mega Sari, dan Libi Sinlaeloe.

Bacaan Lainnya

Melkiades Laka Lena, yang juga Wakil Ketua Komisi   IX DPR RI  mengatakan, di masa pandemi saat ini pemerintah fokus pada tiga hal penting, yakni penanganan di bidang ekonomi, bidang sosial dan bidang kesehatan.

Di bidang ekonomi fokus perhatian adalah UMKM (usaha mikro, kecil dan menengah). Di sektor ini pemerintah menyediakan dana yang cukup besar untuk pemberdayaan untuk mengerakkan perkembangan ekonomi di tengah pandemi Covid-19.

“Jika kita lihat kondisi saat ini, pasti mulai akan berkurang pergerakan ekonomi itu di aspek-aspek yang berskala besar. Jadi misalnya kita berbicara pusat perbelanjaan itu akan menurun ke depan, kemudian transportasi udara. Juga di bidang-bidang seperti hotel, restoran akan berkurang aktivitasnya dan akan bergeser di sektor lebih mudah untuk kita jangkau seperti sektor kebutuhan makan-minum, kesehatan seperti obat tradisonal yang lebih mudah didapat. Ini menjadi peluang besar buat UMKM,” papar Melki.

Menurut Melki, sektor UMKM menjadi prioritas pemerintah. “Pemerintah akan dorong dan dukung dengan modal dan juga pelatihan-pelatihan agar masyarakat kecil memanfaatkan kesempatan ini untuk memperbaiki ekonomi keluarga,” tegas Melki.

Menurut Melki, menggerakkan sektor UMKM memang dibutuhkan orang yang mau serius dari datang dari panggilan hati.  Masyarakat juga jangan juga menunggu pemerintah, meskipun pemerintah mempunyai anggaran, otoritas dan juga SDM. Dari pemerintah kita hanya harapkan untuk stimulus saja.

“Saya lihat pemerintah tidak cukup banyak yang punya hati, tidak cukup banyak yang bekerja, padahal mereka punya anggaran, punya otoritas, punya SDM, namun untuk mengerjakan UMKM ini menurut saya mesti orang yang datang dengan hati sehingga dapat berkembang dengan baik,” imbuhnya.

Ketua Klasis Kota Kupang Timur, Pdt. Samuel B. Pandie, S.Th, sangat berharap dengan dialog ini, Ketua DPD I Partai Golkar bisa memberikan solusi serta bisa membantu agar UMKM khusus di K3T dapat didukung di tengah pandemi Covid-19 saat ini.

“Dengan diskusi yang cukup baik ini, kami berharap agar UMKM di NTT khusus UMKM K3T dapat dibantu dengan pelatihan serta dana agar membantu pemberdayaan ekonomi di masa-masa sulit ini,”  kata Pandie.

Dari dialog itu DPD Golkar NTT siap mendukung UMKM, membantu akses dan pengembangan kelompok UMKM di K3T. Setelah ini akan dibentuk tim kecil dari Partai Golkar dan K3T untuk membuat perencanaan untuk pengembangan UKMK tersebut. (np)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *