Berawal Dari Peserta, Sekarang Jadi Trainer Budidaya Hidroponik

  • Whatsapp

LABUAN BAJO KABARNTT.CO— Kelompok Saung Minak Hidroponik Desa Golo Bilas, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat melakukan pelatihan dan pendampingan budidaya hidroponik kepada 17 siswa-siswi SMKN 1 Welak, Kecamatan Welak, Kabupaten Manggarai Barat.

Pelatihan tersebut berlangsung di samping Kantor Desa Golo Bilas dan didampingi para pelatih dari Kelompok Saung Minak Desa Golo Bilas dengan Ketua Kelompok, Irwan Muliyadi. Irwan mengaku bangga mendampingi siswa-siswi SMKN 1 Welak tersebut.

Bacaan Lainnya

“Dulu kami hadir hanya sebagai peserta yang mengikuti pelatihan pendampingan hidroponik dari BPOLBF dan sekarang kami dapat mengimplementasikan ilmu tersebut kepada masyarakat luas terlebih kepada siswa-siswi ini. Kami sangat antusias memberikan pelatihan ini dan berharap setiap ilmu yang kami berikan dapat diterapkan ke masyarakat lebih luas oleh siswa-siswi tersebut sehingga bisa membudidayakan tanaman hidroponik dengan baik,” ungkap Irwan.

Pada kesempatan tersebut, Irwan juga menyampaikan manfaat hasil yang didapat dari pembudidayaan tanaman tersebut, yakni keuntungan dari penjualan sayur mencapai 1,2 juta rupiah. Namun hal yang lebih penting adalah bagaimana anggota kelompok bisa mendapatkan ilmu ini secara gratis dan sekarang kami bisa mengajarkannya ke orang lain.

“Keuntungan lainnya adalah bagaimana ilmu tersebut nantinya kami bisa kembangkan lagi ke skala lebih besar sehingga Desa Golo Bilas dikenal masyarakat karena tanaman hidroponiknya,” jelasnya.

Sementara  harapan lainnya adalah setiap peserta wajib memiliki lahan hidroponik di setiap rumah sehingga sayur yang dihasilkan bisa disuplai ke hotel-hotel.

Pelatihan tersebut berjalan lancar. Turut hadir mewakili pihak BPOLBF yaitu Direktur Industri dan Kelembagaan BPOLBF, Neysa Amelia, yang diwakili oleh Aurolius Sutardi, Kepala Desa Golo Bilas, Paulus Nurung, anggota Karang Taruna Saung Minak Golo Bilas, serta siswa-siswi SMKN 1 Welak.

Mewakili pihak BPOLBF, Aurolius Sutardi, di hadapan siswa-siswi menjelaskan apa itu tanaman hidroponik dan manfaat ekonominya bagi masyarakat.

Rolis berharap agar proses pendampingan dari BPOLBF tidak disia-siakan oleh anggota kelompok Saung Minak.

“Saya berharap agar kelompok Saung Minak tidak hanya fokus budidaya hidroponik saja akan tetapi bagaimana memanfaatkan pekarangan di lokasi tersebut semaksimal mungkin agar diolah secara baik sehingga menarik bagi pengunjung agar nantinya bisa digunakan sebagai rumah edukasi untuk masyarakat yang memiliki minat pada tanaman hidroponik dan bisa diaplikasikan di rumahnya masing-masing,” ujar Rolis dalam kesempatan tersebut.

Rolis juga menyampaikan motivasi kepada anggota karang taruna untuk bisa fokus membudidayakan tanaman tersebut. Usai memberikan motivasi, Sutardi  juga memberikan bantuan keuangan untuk pengadaan media pembelajaran bagi siswa yang diserahkan secara simbolis kepada Ketua Kelompok Saung Minak.

Rolis menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan motivasi untuk kelancaran proses belajar bagi siswa-siswi yang ikut pelatihan. Tujuan lain selain pemberdayaan, diharapkan lokasi tersebut dapat dimanfaatkan sebagai rumah edukasi bagi masyarakat ataupun siswa dari sekolah-sekolah yang ingin belajar tentang budidaya tanaman hidroponik.

Sementara itu para siswa yang hadir begitu antusias mengikuti pelatihan tersebut. Ketua kelompok dari siswa-siswi  yang diwakili Yosep Yernes Jemali mengaku senang karena telah mengikuti pelatihan pembudidayaan hidroponik di Kelompok Saung Minak Desa Golo Bilas tersebut secara gratis.

“Ilmu yang didapat dari mentor anggota kelompok Saung Minak begitu berharga dan sebagai siswa jurusan pertanian kami sangat antusias. Semoga apa yang didapatkan dari pelatihan ini, kami dapat terapkan ke masyarakat,” terang Jemali.

Hal senada disampaikan Kepala Desa Golo Bilas, Paulus Nurung. Paulus mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh Kelompok Karang Taruna Tunas Muda Desa Golo Bilas yang dianggapnya mampu menjadi berkat bagi masyarakat karena pendampingan pihak BPOLBF.

“Pemerintah desa begitu antusias atas pendampingan pihak BPOLBF selama ini sehingga anak-anak muda desa yang tergabung dalam kelompok Saung Minak hidroponik ini bisa menjadi mentor dan membawa berkah bagi orang lain. Berharap usaha tersebut terus dikembangkan sehingga bisa terus memproduksi tanaman hidroponik di Desa Golo Bilas. Kuncinya adalah semangat dan fokus sehingga semua yang direncanakan bisa tercapai,” ujar Paulus. (obe)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *