Ikut Tanam Pohon, Bank NTT Dukung Gerakan Kupang Hijau

  • Whatsapp

KUPANG KABARNTT.CO—PT. Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) menggelar aksi nyata untuk mendukung Gerakan Kupang Hijau (GKH).

Bank NTT terlibat langsung dalam kegiatan menanam 2000 pohon di area Jembatan Petuk, Kota Kupang, Sabtu (11/7/2020).

Pohon yang ditanam terdiri dari pohon sepe, trambesi dan ketapang dengan diameter batang pohon minimal 20 cm dengan jarak tanam 5-6 meter.

Kegiatan ini terselenggara berkat kerja sama antara Bank NTT, Pemerintah Kota Kupang, Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Forum Komunikasi Lembaga Jasa Keuangan (FKLJK).

Ketua Tim Gerakan Kupang Hijau, Harry Alexander Riwu Kaho, mengatakan, aksi penanaman 2000 pohon itu sebagai bentuk dukungan terhadap program Walikota Kupang, yakni menjadikan Kota Kupang hijau, bersih, layak huni, dan nyaman.

Di samping itu, kegiatan tersebut juga diselenggarakan dalam rangka meramaikan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-58 Bank NTT yang jatuh pada tanggal 17 Juli 2020.

“Kita berharap pada tahun ini 2000 pohon yang ditanam, sehingga ke depannya dari 2000 pohon itu bisa meningkat 6000 sampai 8000 pohon di Kota Kupang,” ujar Alex Riwu Kaho yang juga adalah Plt. Dirut Bank NTT ini.

Sementara itu, Walikota Kupang, Jefri Riwu Kore menyampaikan, Gerakan Kupang Hijau bertujuan untuk menggerakkan masyarakat untuk terlibat dalam membangun dan menghijaukan Kota Kupang.

“Menanam pohon bukan hanya sekadar mengindahkan serta memberikan kesejukan kota ini. Tetapi juga bagi kesejahteraan anak cucu di kemudian hari. Itulah syarat utama kita bagaimana kita harus menanam pohon ini,” kata mantan anggota DPR RI ini.

Ia berharap agar masyarakat dapat menjaga pohon-pohon yang ditanam hari ini agar dapat tumbuh dengan baik. “Kami yakin dan percaya, Gerakan Kupang Hijau semuanya akan tumbuh dengan baik,” kata Jefri Riwu Kore.

Direktur Umum Bank NTT, Yohannis Landu Praing, menambahkan, kegiatan tanam pohon merupakan bagian yang tidak terlepas dari program Bank NTT.

“Karena bagaimanapun juga, Bank NTT peduli dengan lingkungan. Tujuan dari kegiatan ini adalah mengumpulkan sampah plastik, tanam air dan tanam pohon,” ujar Praing.

Menurut dia, sinergitas antara pemerintah dan masyarakat sangat diperlukan bagi perkembangan Kota Kupang. “Kita harus bisa menghijaukan Kota Kupang. Sehingga masyarakat bisa merasakan arti dari kegiatan hari ini,” ujarnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut anggota DPD RI, Hilda Riwu Kore, jajaran Direksi dan Kepala Divisi Bank NTT,  Kepala OJK, Perwakilan Bank Indonesia, DPD REI dan pengusaha lokal yang telah berkontribusi terhadap Gerakan Kupang Hijau.

Selain menanam pohon, Pemerintah Kota Kupang dan Ketua GKH menyerahkan plakat penghargaan kepada sponsor Gerakan Kupang Hijau yang terdiri dari lembaga jasa keuangan dan pengusaha lokal. (*/st)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *