Dinas Sosial NTT Salurkan JPS Beras Premium Tahap I

  • Whatsapp

KUPANG KABARNTT.CO—Dinas Sosial Nusa Tenggara Timur (NTT) menyalurkan bantuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) dalam bentuk beras premium dari hasil recofusing dana.

Bantuan ini disalurkan dengan dua tahap. Tahap pertama telah dilaksanakan sejak Jumat (14/8/2020)  pekan lalu di Kelurahan Alak dan Fatufeto, Kota Kupang.

Bacaan Lainnya

Kemudian dilanjutkan hari ini, Selasa (18/8/2020), di 15 kelurahan, yaitu Kelurahan Batuplat, Mantasi, Manulai II, Manutapen, Naioni, Namosain, Nunbaun Delha, Nunbaun Sabu, Penkase Oeleta, Air Mata, Bonipoi, Fatubesi LLBK dan Todekisar.

Dalam jumpa pers dengan para wartawan, Selasa (18/8/2020), Kepala Dinas Sosial NTT, Jamal Ahmad, mengatakan, beras dengan logo Pemerintah Provinsi NTT ini telah tiba di Pelabuhan Tenau Kupang, Kamis pakan lalu.

Beras itu langsung didistribusikan keesokaan harinya,  Jumat (14/8/2020), bersama dengan PT Flobamor sebagai penyalur. Pada hari pertama disalurkan 35.160 kilogram untuk dua kelurahan. Kemudian Selasa (18/8/2020) hari ini disalurkan 106.080 kilogram di 15 kelurahan.

Menurut Jamal, Rabu (26/8/2020) pekan depan,  sebanyak 3.255 ton  beras premium akan tiba. Sebanyak  980 ton akan disalurkan ke Flores Timur, Sikka, Ende, Nagekeo, Ngada, Manggarai Timur, Manggarai Barat, Manggarai, Sumba Barat Daya, Sumba Barat, Rote Ndao dan Sabu Raijua.

Jumlah penerima tahap pertama sebanyak 77.524 KK, sedangkan  tahap kedua nantinya akan disalurkan untuk 17.476 KK di Alor, Lembata, Sumba Timur dan Sumba Tengah termasuk tenaga kerja yang terdampak covid dan di-PHK sekitar 5.000-an orang.

“Dalam penyaluran ini kami telah melakukan rapat koordinasi dengan berbagai instansi pengawas seperti Kejaksaan, Kepolisian dan pihak  terkait untuk meminimalisir kemungkinan terjadi kesalahan di lapangan. Kerja sama dilakukan dalam bentuk SK, dimana Kejaksaan dan Kepolisian dapat memberikan saran, perbaikan, masukan, nasehat dan turun lapangan jika diperlukan untuk memberikan dukungan moril,” kata Jamal.

Satu KK, kata Jamal menerima dua karung beras dengan total 60 kilogran untuk dua bulan dengan uang tunai senilai Rp 300.000 yang langsung masuk di rekening Bank NTT.  (ino)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *