Bupati Manggarai Barat Terima Bantuan CSR dari PT SMI

  • Whatsapp

LABUAN BAJO KABARNTT.CO–PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) menyerahkan CSR senilai Rp 50 juta membantu  penanganan Covid-19 untuk Kecamatan Sano Nggoang.

Bantuan tersebut diterima langsung oleh Bupati Manggarai Barat (Mabar) Agustinus Ch. Dula, di Posko Covid-19 di Aula Kantor Bupati Mabar, Sabtu (4/7/2020).

“Kami sampaikan terima kasih kepada PT SMI karena telah memberikan kami dana corporate social responsibility untuk penanganan Covid-19 Kecamatan Sano Nggoang dalam bentuk uang sebesar Rp 50 juta,” ungkap Bupati Dula.

Dula mengakui bantuan tersebut sudah sering diberikan PT SMI, yang disalurkan ke masyarakat Kecamatan Sano Nggoang, terkhusus warga Desa Wae Sano.

Dula menyebut bantuan itu berupa air minum, fasilitas kesehatan, fasilitas sekolah dan pemberdayaan masyarakat dalam bentuk kerajinan.

Bupati Dula memaparkan, proyek pembangunan energi panas bumi (geothermal) di Desa Wae Sano merupakan satu satunya proyek geothermal yang masih dikelola. Hanya saja, menurutnya, proyek tersebut sementara waktu dihentikan karena Covid-19.

”Dalam rangka pembangunan tenaga listrik kami ikut merasa menikmati pemboran. Dari Flores Timur hingga Flores Barat, tinggal Wae Sano saja yang masih dikelola. Karena kondisi covid pengelolaan pengerjaan lanjutan pemboran ini belum bisa berjalan,” terangnya.

Meski saat ini masih ada kelompok yang tidak mendukung pembangunan proyek tersebut Bupati Dula berharap, dengan sosialisasi yang intens pasti akan ada titik temu.

“Sepanjang itu sudah melalui kajian dan tidak merugikan daerah ya kita dukung dan tetap dilanjutkan,” tegasnya.

Bupati Dula berprinsip, tidak ada pembangunan yang berjalan mulus di Manggarai Barat ini. Karena, menurutnya, walaupun ada pihak penolak, itu bagian dari dinamika. Dan jelas kehadiran geothermal ini banyak didukung oleh masyarakat dengan tujuan agar rumahnya teraliri listrik.

“Saya berharap PT SMI tetap berjalan terus melakukan sosialisasi. Setelah situasi membaik nanti kita akan undang Bapak Uskup, untuk membahas ini. Kita juga akan undang Kementerian Keuangan, BUMN untuk membahas ini. Juga ahli-ahli untuk menjelaskan terkait energi panas bumi ini,” kata Dula.

Sementara itu, perwakilan PT SIM, Sapto Kuncorohadi (site manager) berharap, dana CSR ini dapat membantu penanganan Covid-19, terutama fasilitas kesehatan di Kecamatan Sano Nggoang.

“Semoga dana ini membantu warga Kecamatan Sano Nggoang. Satu hal penting bahwa kegiatan geotermal ini sangat berbeda dengan kegiatan pertambangan. Geotermal ini energi terbarukan. Tidak ada potensi untuk merusak ekologi,” jelas Sapto.

Menurutnya, kelestarian alam di sekitar Wae Sano tersebut justru sangat dibutuhkan, sebagai pembaharuan energi agar terbaharukan lagi.

Pantauan kabarntt.co di lokasi, usai  menerima secara simbolis bantuan, Bupati Dula  laSngsung menyerahkan bantuan itu ke Camat Sano Nggoang Syprianus Silfris. Syprianus sangat antusias menerima dana tersebut.

“Ini merupakan sebuah hadiah dari PT SMI melalui  bantuan CSR sebesar Rp 50 juta. Saya sangat senang dan berharap dana ini dapat membantu warga saya untuk penanganan Covid-19,” kata Syprianus.  (obe)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *