3.210 Anakan Pisang Ditanam di Nelle, Sikka Perkuat Ketahanan Pangan

  • Whatsapp

MAUMERE KABARNTT.CO—Pemerintah Desa Nelle Barat, Kecamatan Nelle, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur menggelar aksi menanam 3.210 anakan pisang  di atas areal milik 214 kepala keluarga (KK), Rabu (25/11/2020).

Langkah penanaman ribuan anakan pisang ini dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan keluarga di desa itu selama masa pandemi Covid-19 ini.

Bacaan Lainnya

Kegiatan penananam ribuan anakan pisang ini diinisiasi Pemerintah Desa Nelle Barat bersama Balai Penyuluh Pertanian Kecamatan Nelle.

Sebagaimana disaksikan kabarntt.co, Camat Nelle, Nicolaus Emanuel, melakukan penanaman secara simbolis di Wolonwet, Dusun Natar Lorong, Desa Nelle Barat. Kemudian dilanjutkan penanaman oleh sejumlah pejabat yang hadir dan oleh 214 KK di Desa Nelle Barat.

Nicolaus Emanuel dalam sambutannya saat penanaman simbolis mengemukakan bahwa kegiatan penanaman 3.210 anakan pisang itu selain untuk mendukung program Gerakan Ketahanan Pangan oleh Kementerian Pertanian sebagai salah satu upaya penanganan dampak Covid-19 berupa pemulihan ekonomi, ketahanan dan kemandirian pangan,  program ini juga merupakan salah satu bentuk dukungan Desa Nelle Barat untuk menyukseskan program Pemkab Sikka, yakni Bela Beli Sikka.

“Kegiatan ini sejalan dengan program pemerintah, yakni Gerakan Ketahanan Pangan oleh Kementerian Pertanian dalam penanganan dampak Covid-19 berupa pemulihan ekonomi, ketahanan dan kemandirian pangan; dan sebagai bentuk dukungan untuk menyukseskan  program Bela Beli Sikka,” kata Nicolaus.

Nicolaus  menyampaikan apresiasinya atas inisiatif Desa Nelle Barat yang melakukan penanaman ribuan anakan pisang di atas lahan milik 214 KK di Desa  Nelle Barat.

“Saya menyampaikan terima kasih atas partisipasi warga dalam menyukseskan penanaman 3.210 anakan pisang ini,” kata Nicolaus.

Ikut aktif dalam kegiatan penanaman ini di antaranya Kepala Desa Nelle Barat Paulus Alus, Ketua BPD Desa Nelle Barat, Yansen Simon; Bhabinkamtibmas, Bripka Istanto Luther, anggota BPD, Ketua RT/RW, serta mahasiswa KKN  Universitas Nusa Nipa Maumere. (ars)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *