Gubernur NTT Letakkan Batu Pertama Pembangunan Warloka Resort

  • Whatsapp

LABUAN BAJO KABARNTT.CO– Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, Jumat (8/10/2021), melakukan peletakan batu pertama pembangunan Marina dan Resort  oleh PT Kawisata Pratama di Pulau Purung, Desa Warloka, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar).

Hadir dalam acara ini Wakil Bupati Mabar, dr. Yulianus Weng, Direktur PT. Komodo Kawisata Pratama, Petrus Santoso, Direktur Utama Badan Otorita Pariwisata Labuan Bajo Flores,  Sanah Fatinah, dan Forkopimda Mabar.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Gubernur Viktor mengatakan, pembangunan Marina Resort itu membuktikan bahwa Provinsi NTT, lebih khusus Kabupaten Mabar dipercaya oleh para investor dalam pembangunan sektor ekonomi, industri pariwisata dan pengembangan sumber daya manusia (SDM).

“Kita bersyukur dalam situasi bencana secara global kita memulai sebuah kegiatan pembangunan ekonomi.  Pesan apa gubernur harus datang? Pertama, kita bersyukur ada kepercayaan dunia usaha, para investor kepada daerah ini. Karena tidak ada investor datang kalau tempat bagus, ada tempat bagus tapi kalau pemimpinnya sontoloyo orang belum tentu mau. karena untung belum tahu, rugi sudah pasti,” kata Gubernur Viktor.

“Jadi kalau investor datang pemimpinnya bupati, kadis, camat, kepala desanya ikut bermain dan memperdalam kerugian, nah itu tidak mungkin kepercayaan menjadi kekuatan, menjadi capital social bahkan kapital ekonomi ke depan,” jelasnya.

Gubernur menegaskan, sebagai pemimpin daerah dia akan mendukung penuh proses pembangunan yang akan ditargetkan peresmiannya pada Oktober 2023 tersebut.

“Pesan gubernur hadir di sini bahwa Pemprov NTT dan Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat hadir menunjukkan pemimpin yang memiliki kualifikasi dapat dipercaya untuk melanjutkan kegiatan ekonomi di tempat ini.  Gubernur hadir di sini juga memberikan pesan kepada investor, jangan datang peletakan baru pertama lalu hilang karena yang letakkan batu pertama adalah gubernur. Itu mempermalukan gubernur kalau tidak jadi,”  tegasnya.

Gubernur meminta agar  tenaga kerja dari Manggarai Barat kelak bisa  mengisi jabatan strategis dalam perusahaan tersebut.  “Bila perlu wakil manajer dari sini, starting dari sini, didik mereka,  starting dari bawah, sekolahkan mereka, sehingga mereka bisa naik perlahan-lahan sehingga menjadi wakil atau manajer atau apalah yang lahir dari warga Warloka, dan kebanggaan itu milik kita semua. Kita bukan hanya membangun gedung, membangun marina dan resort,  Kita sekalian membangun manusia. Ini nilai tertinggi dari peradaban manusia,” katanya.

Sementara Wakil Bupati Mabar, dr. Yulianus Weng, mengaku bersyukur atas kepercayaan investor memilih lokasi tersebut untuk pembangunan marina dan resort.

“Tempat ini sangat luar biasa, sejalan dengan program pemerintah untuk memperkenalkan tempat yang bagus. Dan kami tindaklanjuti dengan pembangunan jalan dari Warloka hingga Menjaga dengan tujuan daerah ini menjadi tempat wisata. Dan kalau jalan sudah bagus tidak kalah dengan pantai arah utara,” papar Weng.

Menurutnya, kehadiran investor melalui modal dan pembangunan yang dilakukan semakin memperkenalkan Labuan Bajo sebagai destinasi super prioritas dan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat, khususnya masyarakat di Warloka pesisir,  juga akan memperkenalkan Labuan Bajo sebagai DSP.

“Terima kasih juga dengan adanya pembangunan ini, maka ekonomi masyarakat akan semakin baik dan kami juga berharap tenaga kerja dari anak-anak kami di sini,” katanya.

Kepada awak media, Direktur PT. Komodo Kawisata Pratama, Petrus Santoso, menyatakan tekad dan komitmennya untuk mendorong pelestarian lingkungan dan kearifan lokal masyakarat sebagai daya tarik untuk pariwisata.

Pihaknya akan menerapkan konsep kearifan lokal, kebudayaan, kuliner lokal dan unsur tradisional khas NTT lebih khususnya Manggarai Barat, yaitu kain tenun songke, cenderamata khas NTT serta kopi khas dari berbagai daerah di NTT.

“Manggarai Barat memiliki kopi dan kain tenun yang terkenal dan unik disajikan. Kopi Manggarai sudah mendunia. Marina Warloka and Resort akan menyajikan kopi khas Manggarai kepada tamu yang menginap,” ujarnya.

Pihaknya juga berkomitmen untuk mengembangkan sumber daya manusia di daerah itu dengan menyerap tenaga kerja dari masyarakat lokal.

“Kami akan step by step terutama untuk warga lokal yang bekerja di sini. Pastinya sumber daya manusia akan mendukung, caranya mungkin dari bawah, lama-lama naik ke atas,” katanya.

Humas PT PT. Komodo Kawisata Pratama,  Julie dalam rilisnya mengatakan, untuk mendukung program pemerintah dalam mewujudkan kawasan super premium Labuan Bajo, Manajeman PT. Komodo  Kawisata Pratama akan melakukan pembangunan Warloka Marina dan Resort yang berlokasi di Pulau Purung, Desa Warloka.

Pulau Purung dapat dicapai melalui darat dan laut, sehingga untuk memasuki wilayah  Warloka Marina and Resort akan dilengkapi 2 pintu masuk yaitu bangunan lobi laut yaitu Marina Terpadu dan lobi darat melalui jembatan yang menyambung dengan Pulau Flores. (obe)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *