Kunjungi Mulut Seribu, Gubernur VBL Minta Siapkan Kuliner Yang Enak

  • Whatsapp

KUPANG KABARNTT.CO—Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL), meminta masyarakat untuk terlibat aktif dalam pengembangan wisata Mulut Seribu, Rote Ndao.

“Kita akan siapkan anggaran Rp 50 miliar untuk membantu masyarakat dalam pengembangan 40-an keramba dalam rangka pembudidayaan ikan kerapu. Juga untuk mempersiapkan masyarakat agar bisa menyediakan wisata kuliner ikan yang lezat dan bergizi,” kata Gubernur VBL   saat melakukan rapat kerja dengan Bupati Rote Ndao bersama jajarannya di Cottage Pia Heu Victory dan Resto  Mama Hoko,  kawasan Mulut Seribu, Rote Ndao, Jumat (21/8/2020).

Bacaan Lainnya

Gubernur VBL mengatakan, kawasan Mulut Seribu ke depan akan menjadi destinasi wisata yang ramai dikunjungi wisatawan baik mancanegara maupun domestik.

“Kawasan ini akan menjadi destinasi pariwisata internasional. Masyarakat sekitar perlu dipersiapkan agar bisa menyediakan kebutuhan bagi para pengunjung dengan baik. Saya minta investor yang akan berinvestasi di kawasan ini bekerja sama dengan Pemerintah Rote Ndao untuk menata kawasan ini secara lebih baik, terutama dalam membangun tempat budidaya ikan,” kata Gubernur VBL.

Lebih lanjut, mantan Ketua Fraksi Nasdem DPR RI ini juga mengungkapkan pembangunan destinasi pariwisata baru tidak hanya dilakukan di Rote Ndao tapi juga di daerah lainnya di NTT yang punya wisata unggulan yang selama ini belum dioptimalkan.

“Pariwisata menjadi prime mover ekonomi NTT yang didukung penuh oleh sektor pertanian, peternakan, perikanan dan kelautan yang jadi supply chain utama untuk pariwisata,” jelas Gubernur VBL.

Ikut hadir pada kesempatan tersebut Bupati Rote Ndao, Ny. Paulina Haning-Bullu, SE, Ketua Tim Penggerak PKK  Rote Ndao,  Leonard Haning, unsur Forkompimda Kabupaten Rote Ndao, kalangan investor, Kadis Perikanan  NTT, Kadis Pariwisata NTT, staf ahli gubernur yaitu Toni Djogo dan Dr. David Pandie. (ady hau/biro humas setda ntt/den)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *