Daud Mikael: Pilkades Rengkam Harus Damai dan Aman Covid-19

BORONG KABARNTT.CO—Panitia Pemilihan Kepala Desa Rengkam, Kecamatan Lamba Leda Timur, Kabupaten Manggarai Timur berharap pemilihan kepala desa setempat berjalan aman dan mengikuti protokol kesehatan (Prokes) Covid-19.

Harapan ini dicapai dalam rapat Panitia Pemilihan Kepala Desa Rengkam, Sabtu (12/6/2021).  Rapat pleno itu beragenda penetapan dan pengundian Nomor Urut Calon.

Bacaan Lainnya
tonykleden

Sebagaimana dipantau media ini,  rapat ini tetap mengikuti protokol kesehatan (Prokes).

Ketua Panitia Pilkades Rengkam, Daud Mikael, mengatakan kegiatan yang telah diselenggarakan bertujuan untuk penetapan dan undi nomor urut Cakdes Rengkam.

Kata Daud, acara ini dihadiri oleh seluruh anggota  panitia pilkades, empat calon kepala desa, saksi, beserta tokoh masyarakat.

Pilkades Desa Rengkam kali ini diikuti empat calon yang sudah mengikuti tahapan seleksi pendaftaran Bakal Calon Kepala Desa.  Sesuai dengan peraturan tentang pedoman Pencalonan, Pemilihan, Pengangkatan, Pelantikan dan Pemberhentian Kepala Desa, untuk menetapkan calon kepala desa paling sedikit dua  orang dan paling banyak  lima orang.

Dengan ketentuan itu,  Panitia Pemilihan Kepala Desa telah melakukan seleksi tambahan dengan melakukan rangkaian pemeriksaan berkas, pengalaman kerja, pendidikan, dan umur, maka didapatkan urutan peringkat bakal calon.

“Kami telah mengikuti dan mengimplementasikan aturan yang telah ditetapkan. Panduan kami dari Perbub Nomor 66 Tahun 2020,” jelas Daud.

Dari hasil seleksi tambahan maka ditetapkanlah bakal calon kepala desa menjadi calon kepala desa yang berhak dipilih dengan Keputusan Panitia pemilihan yakni atas nama Yosep Ambu nomor urut 1, Yohanes Harto nomor urut  2, Stanilaus Wahi nomor urut  3, Lias Mikael nomor urut 4.

“Hari ini adalah tahapan penetapan  dari bakal calon menjadi calon kepala desa. Juga pengambilan nomor urut calon kepala desa yang akan dicantumkan pada kartu suara. Setelah ditetapkan menjadi calon kepala desa maka ada aturan yang harus ditaati oleh para calon. Semua sudah dituangkan dalam tata tertib yang sudah disusun dan ditetapkan oleh panitia. Yang paling penting lagi tentang penanganan Covid-19, para calon harus menyampaikan juga kepada para pendukung agar tetap mematuhi protokol kesehatan,” imbuh Daud.

Daud  juga berharap agar seluruh proses dan tahapan Pilkades berjalan damai, tentram, tenang, aman Covid-19 dan tidak ada permasalahan dari awal, pelaksanaan sampai selesai, sehingga diharapkan tidak ada klaster pilkades. (adi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *