Catatan Akhir Tahun Golkar NTT: Rimbunan Beringin, Teduhan Nyaman Bersama Pelaku UMKM

Kalender tahun 2021 tinggal menunggu hari untuk segera diganti. Tualang panjang 365 hari di tahun 2021 akan segera berakhir. Sebagai sebuah partai besar, Golkar NTT telah banyak menoreh aksi humanis, mengukir prestasi, merengkuh simpati dan mewarnai  sejarah politik di  NTT. Capaian itu  galibnya merupakan pengejawantahan hakikat Golkar sebagai sebuah partai. Partai yang kehadiran dan keberadaannya semata-mata untuk menyuarakan kepentingan publik. Beberapa capaian itu dikemas menjadi catatan akhir tahun Tim Media Partai Golkar NTT sebagai wujud pertanggungjawaban moral dan politik untuk masyarakat NTT.

USAHA Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) adalah sektor yang terbukti mampu bertahan di tengah hantaman pandemi Covid-19 dua tahun terakhir dan merupakan pilar terpenting dalam perekonomian Indonesia. Data Kementerian Koperasi dan UKM, jumlah UMKM saat ini mencapai 64,2 juta dengan kontribusi terhadap PDB sebesar 61,07% atau senilai 8.573,89 triliun rupiah.

Bacaan Lainnya
tonykleden

Kontribusi UMKM terhadap perekonomian Indonesia meliputi kemampuan menyerap 97% dari total tenaga kerja yang ada serta dapat menghimpun sampai 60,4% dari total investasi. Namun, tingginya jumlah UMKM di Indonesia juga tidak terlepas dari tantangan yang ada.

Menjawab tantangan itu, pemerintah melalui Menko Perekonomian RI, Airlangga Hartarto, telah menjalankan sejumlah program dukungan UMKM, di antaranya bantuan insentif dan pembiayaan melalui program PEN, Kredit Usaha Rakyat, Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI), Digitalisasi Pemasaran UMKM, Penguatan Wirausaha Alumni Program Kartu Prakerja Melalui Pembiayaan KUR, dan termasuk pula strategi jangka panjang menaikkan kelas UMKM melalui UU Cipta Kerja.

Dampak lain dari pandemi ini adalah mendorong shifting pola konsumsi barang dan jasa dari offline ke online, dengan adanya kenaikan trafik internet berkisar 15-20%. Hal ini menjadi momentum untuk mengakselerasi transformasi digital. Potensi digital ekonomi Indonesia juga masih terbuka lebar dengan jumlah populasi terbesar ke-4 di dunia dan penetrasi internet yang telah menjangkau 196,7 juta orang.

Pada level lokal di NTT, tidak sedikit pelaku usaha kecil dan menengah yang terancam gulung tikar lantaran omset penjualan jauh dari target. Ceritera rugi menjadi nada dasar yang sama bagi para pelaku UMKM sembari berharap ada kebijakan pemerintah yang bisa mengangkat mereka dari kubangan tekor karena usaha yang digeluti terus merosot.

Partai Golkar NTT hadir memberikan naungan yang nyaman bagi para pelaku UMKM untuk tetap eksis meski dihantam pandemi Covid-19.  Berbagai kebijakan dan program digelontorkan Golkar NTT yang kini dinakhodai Emanuel Melkiades Laka Lena dan Dr. Inche Sayuna untuk menolong para pegiat UMKM.

Sederet kebijakan ditempuh partai beringin untuk menyelamatkan para pelaku UMKM di antaranya menempatkan Optimalisasi UMKM dan Pemberdayaan Ekonomi Kreatif sebagai salah satu dari delapan program strategis Golkar NTT. Bahkan, seluruh kader Golkar se NTT diwajibkan oleh Melki Laka Lena untuk membeli produk-produk yang dihasilkan oleh UMKM di NTT dengan menggelorakan “NTT Beli NTT”. Artinya, seluruh warga NTT wajib membeli produk-produk berupa makanan, minuman, dan kebutuhan lainnya yang dihasilkan oleh warga NTT sendiri.

Partai Golkar NTT juga telah menyelenggarakan Food Festival selama 11 hari sejak 11-21 Desember 2021 untuk meriahrayakan HUT ke 63 Provinsi NTT, dengan melibatkan para pelaku UMKM di Kota Kupang dan beberapa daerah di daratan Timor. Melihat geliat perekonomian selama festival sangat prospektif, DPD I Golkar NTT sampai pada sebuah aksi berkelanjutan yaitu menjadikan halaman Golkar NTT sebagai rumah bersama para pelaku UMKM.

“Kita telah bersepakat untuk menjadikan halaman di Sekretariat Gokar NTT sebagai tempat berkembangnya UMKM. Para pelaku UMKM silahkan menjadikan lokasi yang luas ini sebagai tempat untuk mengembangkan usaha demi kebangkitan UMKM dan pemulihan ekonimi. Kebetukan Ketua Umum Golkar adalah Menko Perekonomian RI sehingga ada banyak program pemberdayaan untuk menopang UMKM,” sebut Sekretaris DPD I Golkar NTT, Dr. Inche Sayuna, Senin (27/12/2021).

Tidak hanya menyediakan lokasi bagi para pegiat UMKM untuk berusaha, DPD Golkar NTT juga memberikan dukungan modal kepada para pelaku UMKM yang mengembangkan usahanya di halaman Kantor Golkar NTT.

“Kami anggota Fraksi Partai Golkar DPRD NTT ada 10 orang, kami memberikan dukungan penuh dengan memberikan modal usaha kepada 20 kelompok UMKM yang mengembangkan usahanya di halaman Golkar NTT sejumlah 200 juta rupiah. Nanti akan disleksi oleh teman-teman milenial Golkar, kita bakal berikan modal masing-masing Rp 10 juta. Kita jadikan mereka sebagai kelompok UMKM binaan Partai Golkar NTT. Harapan kami, semoga akan berkembang lembih banyak lagi kelompok UMKM sehingga bisa menopang pertumbuhan ekonomi di NTT,” ujar Inche Sayuna yang juga Wakil Ketua DPRD Provinsi NTT ini.

Wakil Ketua Bidang Koperasi dan UMKM DPD Partai Golkar NTT, Riesta Megasari, yang dikenal sebagai owner UMKM ApasA, telah mendaratkan berbagai program strategis untuk membangkitkan gairah usaha bagi pelaku UMKM di NTT. Di antaranya sosialisasi pembentukan Koperasi Pemuda dan Perempuan ke masyarakat NTT untuk mendorong semangat gotong royong, dan tolong menolong antarsesama masyarakat.

“Kita terus mendorong anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi NTT, DPRD Kabupaten dan Kota, para pengurus dan anggota Partai Golkar NTT, juga para pengurus dan anggota Ormas dan Hasta Karya yang berafiliasi dengan Partai Golkar melakukan sosialisasi informasi akses pembiayaan dan permodalan. Kita menggandeng Ultra Holding di antaranya BRI, PT Pegadaian, PT PNM, dan Kementerian BUMN ke masyarakat NTT guna mempercepat pemulihan ekonomi nasional terkhususnya di NTT,” sebut Megasari, Senin (27/12/2021).

Megasari juga terus mendorong dana pokir anggota Fraksi Partai Golkar seluruh NTT agar langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Ia juga mendorong pengurus dan anggota Partai Golkar NTT melakukan pameran-pameran produk UMKM sehingga bisa memudahkan pelaku usaha memasarkan produknya.

Untuk memastikan herd immunity kepada para pelaku UMKM di bawah binaan Partai Golkar NTT, pihaknya menjalin kerja sama dengan Kementerian Kesehatan melakukan kegiatan vaksinasi massal dengan sasaran pelaku usaha. “Kita juga mendorong pengurus dan anggota Partai Golkar NTT mensuport kegiatan-kegiatan komunitas ekraf dan pariwisata di NTT melalui 17 Sub sektor ekraf,” katanya.

Sederet aksi nyata yang dilakukan itu mendapat respons positif dan sangat antusias dari para pelaku UMKM. Aksi yang dilakukan oleh Partai Golkar NTT itu menyentuh langsung kebutuhan dan keinginan masyarakat pelaku usaha yang membutuhkan akses informasi terhadap program-program pemerintah.

“Sejumlah kegiatan yang kita gelar itu tidak terlepas dari dukungan Ketua DPD I Golkar NTT, Bapak Emanuel Melkiades Laka Lena, yang sesuai dengan arahan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto yang selalu mengedepankan pola gotong royong dan kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat guna mempercepat pemulihan ekonomi nasional,” sebut Megasari.

Selain itu, Bidang UMKM Golkar NTT juga telah berkolaborasi dengan Yayasan Dharma Bhakti Tiga Putera untuk menyelenggarakan Lomba Presentasi Bisnis Milenial Enterpreneur. Ini dilakukan untuk menyasar para milenial di NTT agar menaruh simpati pada dunia usaha dengan mengandalkan digitalisasi. Jika UMKM bisa tertopang dengan baik, maka perekonomian di NTT bisa terpulihkan dengan baik, sembari terus melawan pandemi Covid-19. (lorens leba tukan/tmpg)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.