Warga Danau Tangkolo, Kota Kupang Dapat Kelambu Anti Nyamuk

  • Whatsapp

KUPANG KABARNTT.CO—Warga sekitar Danau Tangkolo, Kelurahan Sikumana, Kota Kupang, beruntung mendapat bantuan kelambu anti nyamuk dari Walikota Kupang, Kamis (22/4/2021) siang.

Bantuan itu dibagi Walikota Kupang,  Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM, MH bersama anggota DPD asal NTT, Nyonya Hilda Riwu Kore Manafe. Turut mendampingi antara lain Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang,  drg. Retnowati, M.Si, Kepala Puskesmas Sikumana, dr. Maria Veronica Ivonny Dondao Ray, Sekretaris Camat Maulafa, Norbertus Noto, serta Lurah Sikumana, Getruida Isabella.

Bacaan Lainnya

Bantuan kelambu anti nyamuk tersebut diberikan bagi warga Kelurahan Sikumana yang tinggal di sekitar danau alam yang baru terbentuk setelah badai seroja tiga pekan silam.

Bantuan kelambu sebanyak 50 buah diberikan secara simbolis kepada 5 orang perwakilan warga sekitar danau yang secara langsung diserahkan oleh Walikota Kupang disaksikan sejumlah tokoh masyarakat setempat.

Melkianus Asanab, tokoh masyarakat yang menerima kedatangan Walikota Kupang beserta rombongan di sela-sela acara penyerahan bantuan menyampaikan bahwa kehadiran Walikota Kupang untuk memberikan bantuan kelambu bagi warga sekaligus menyaksikan peristiwa alam ini merupakan suatu kepedulian bagi warga masyarakat RT 14 RW 06 Kelurahan Sikumana.

Melkianus menjelaskan, danau yang baru terbentuk ini bukan bernama Danau Seroja seperti yang telah dikenal  oleh masyarakat Kota Kupang, namun danau tersebut bernama Danau Tangkolo.

Pada kesempatan yang sama Melkianus berharap jika nanti danau tersebut menjadi destinasi wisata yang baru perlu ada kajian-kajian yang faktual terhadap keberlangsungan debit air yang nantinya dapat berpengaruh pada keberlangsungan atau eksistensi danau tersebut.

Sebagai salah satu tempat destinasi wisata dalam wilayah Kota Kupang,  kata Melkianus, tentunya keberadaan danau tersebut juga mempunyai potensi besar dalam mempengaruhi produktivitas pertanian daerah sekitar dan mata pencarian warga yang berprofesi sebagai petani.

Mewakili warga Melkianus mengharapkan adanya perhatian pemerintah dalam membuat irigasi pertanian karena sebelumnya telah ada lubang alam yang ada di daerah sekitar lokasi terjadinya danau tersebut.

Walikota Kupang saat penyerahan bantuan tersebut menjelaskan bahwa genangan air yang banyak tentu juga akan memberikan dampak bagi kesehatan warga sekitar dan menjadi perhatian khusus Pemerintah Kota Kupang.

Dengan genangan air atau danau ini, kata Jefri, tentunya akan berdampak pada kesehatan warga karena genangan air dapat menghasilkan banyak nyamuk. Oleh karena itu Pemerintah Kota Kupang melalui Dinas Kesehatan Kota Kupang berinisiatif dan bergerak cepat untuk membantu warga dengan memberikan bantuan kelambu.

Kelambu yang diberikan ini merupakan kelambu khusus karena merupakan kelambu anti nyamuk sehingga warga dapat terbantu dalam menjaga kesehatan.

“Pemerintah Kota Kupang akan memberikan bantuan lanjutan bagi warga setempat yang akan berpatokan pada hasil evaluasi data laporan kelurahan yang diajukan sesegara mungkin sehingga warga setempat terus mendapat perhatian dari Pemerintah Kota Kupang,” pungkasnya. (pkp-rdp)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *