Walikota Kupang Lantik 50 Pejabat Administrator, Pengawas dan Fungsional

  • Whatsapp

KUPANG KABARNTT.CO—Walikota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM, MH, melantik 50 pejabat administrator, pengawas dan fungsional di lingkup Kota Kupang, Senin (9/8/2021).

Pelantikan yang berlangsung di Kantor Walikota Kupang tersebut bertujuan untuk mengisi sejumlah jabatan kosong sekaligus mengukuhkan para pejabat pada perangkat daerah yang mengalami perubahan nomenklatur.

Bacaan Lainnya

Beberapa jabatan kosong yang terisi dalam mutasi kali ini antara lain  Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Kupang, yang sekarang dijabat oleh Angela Tamo Inya, S.IP. Sebelumnya Angela menjabat sebagai Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk pada Disdukcapil Kota Kupang yang kini diisi oleh Titus Ratuarat, S.Sos, mantan Lurah Nefonaek. Jabatan Lurah Nefonaek saat ini diisi oleh Josephina Neltji Ungirwalu, SP.

Jabatan lain yang diisi pada mutasi kali ini adalah para kepala puskesmas antara lai  Kepala Puskesmas Kupang Kota yang dijabat oleh drg. Dessy Endang Seskawati, M.Kes, Kepala Puskesmas Penfui, drg. Hariyono, Kepala Puskesmas Oesapa, dr. Santidewi, Kepala Puskesmas Bakunase, dr. E. Evalina Corebima, Kepala Puskesmas Pasir Panjang, dr. Eka Muftiana Rahmawati, Kepala Puskesmas Oepoi, dr. Yohanes Pieter Lisangan dan Kepala Puskesmas Manutapen, dr. Richardo Dedy Gana.

Pada kesempatan yang sama Walikota Kupang juga mengukuhkan sejumlah pejabat pada beberapa perangkat daerah yang mengalami perubahan nomenklatur, antara lain Dinas Kesehatan Kota Kupang, Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kota Kupang, Inspektorat Daerah Kota Kupang serta RSUD SK Lerik.

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kota Kupang, Abraham D. E. Manafe, S.IP, M.Si, usai pelantikan tersebut menjelaskan pengukuhan perlu dilakukan mengingat ada perubahan nomenklatur pada perangkat daerah tersebut.

Misalnya Bidang Pengembangan pada Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah. Karena Sekretariat Korpri dihapus, tugas pokoknya masuk ke dalam bidang tersebut sehingga diubah nomenklaturnya menjadi Bidang Pengembangan dan Sumber Daya Manusia.

Dalam berbagai kesempatan Walikota Kupang selalu mengimbau kepada para pejabat untuk menjadi teladan bagi masyarakat dalam upaya memutus rantai penyebaran Covid-19, dengan mentaati protokol kesehatan serta vaksinasi.

Kepada wartawan usai pelantikan, Walikota Kupang mengakui saat ini Kota Kupang mengalami peningkatan kasus Covid-19 yang cukup signifikan.

Menurutnya, Pemkot Kupang masih kesulitan menertibkan masyarakat yang tidak disiplin, karena belum memiliki Peraturan Daerah yang mengatur tentang hukuman bagi para pelanggar.

Karena itu Pemkot Kupang saat ini sedang menjalin komunikasi dengan DPRD Kota Kupang agar bisa sesegera mungkin dalam waktu dekat menerbitkan Perda yang mengatur tentang sanksi atau hukuman bagi para pelanggar protokol kesehatan di Kota Kupang.  (pkp_ans)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *