Wabup SBD, Chris Taka, Resmikan Kantor Desa Kadi Wone

  • Whatsapp

TAMBOLAKA KABARNTT.CO—Wakil Bupati Sumba Barat Daya (SBD) Marthen Christian Taka, S.IP, meresmikan Kantor Desa Kadi Wone, Kecamatan Wewewa Timur,  Kabupaten SBD, Rabu (10/3/2021).

Hadir mendampingi Wabup SBD antara lain   Asisten I, Christoofel Horo, SE, Kadis PMD, Drs. Dominggus Bulan, M.Si, Kepala Bappelitbangda, Samuel Boro, ST, Kasat Pol PP, Zet K K Pakereng, SP, Kabag Prokompi, Bonefasius Wungo, S. IP, Camat Wewewa Timur, Aryanto Dangga Loma, SE., dan beberapa perwakilan OPD lainnya.

Bacaan Lainnya

Kepala Desa Kadi Wone, Lede Seingo, dalam sambutannya mengaku sangat  bangga Wabup SBD turun meresmikan Kantor Desa Kadi Wone.

Lede juga menjelaskan Kadi Wone masih membutuhkan penerangan.  “Hingga saat ini warga masyarakat  yang belum dapat meteran ada 80 KK,” tuturnya.

Untuk bidang pertanian, Lede  mengharapkan bantuan  mesin rontok padi,  mesin potong dan mesin panen.

Fasilitas lain yang dibutuhkan Desa Kadi Wone saat ini adalah  pos keamanan, terutama karena  Desa Kadi Wone terletak di daerah perbatasaan dengan Sumba Barat.

Dalam sambutannya sebelum meresmikan gedung kantor desa, Wabup  Marthen Christian Taka memberi apresiasi yang luar biasa buat Pemerintah Desa Kadi Wone yang sudah mempunyai kantor sendiri.

“Kantor desa sangat penting untuk pengelolaan administrasi desa dan lain sebagainya,”  kata Chris Taka.

Lebih lanjut Chris Taka mengatakan, kantor desa ini  merupakan wajah dari masyarakat Kadi Wone. Karena itu  kerapihan, kenyamanan dan tampilannya perlu dijaga dengan baik.

“Kantor desa merupakan  representasi dari masyarakat Kadi Wone, sehingga jika kantor desanya rapi dan tata kelola administrasi desanya bagus, maka orang akan menilai masyarakat Kadi Wone sudah bagus dan baik namanya,” tutur mantan Camat Wewewa Timur ini.

Dalam kesempatan itu, Chris Taka juga mengingatkan saat ini ada 102 desa yang berproses dalam Pilkades serentak. Dia mengingatkan, ada desa tetangga ada menggelar Pilkades, maka waga Kadi Mone ikut menyukseskan sehingga pelaksanaan pilkades berjalan dengan baik.

“Kita harus hadir di sana untuk ikut membantu proses pilkades berjalan dengan baik hingga ke pemilihannya, karena sebagian besar warga desa tetangga adalah keluarga dari Desa Kadi Wone,” imbuhnya.

Mantan Sekretaris Dinas Kependudukan SBD ini juga mengingatkan Program 7 Jembatan Emas, dan 10 Program PKK

“7 Jembatan emas adalah program pemerintah yang dijalankan saat ini, agar didukung oleh pemdes dan masyarakat,”  pinta Chris Taka.

Menanggapi keluhan kepala desa, Chris Taka berjanji akan membahasnya bersama pimpinan OPD untuk melihat apa kebutuhan masyarakat yang bisa diakomodir di tahun 2021.

“Wabah covid yang menyerang saat ini merupakan kendala dan tantangan tersendiri dalam pembangunan saat ini,” jelannya.

Sebagaimana disaksikan media ini, peresmian kantor desa ini berjalan lancar dan meriah. Usai santap siang, Chris Taka masih ikut bergembjra dengan pemerintah dan warga.masyarakat Kadi Wone dengan tarian dan ronggeng yang diiringi gong musik tradisional Sumba.

Chris Taka juga ikut memukul tambur bersama warga masyarakat yang sedang berbahagia. (ota)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *