Saluran Air Wae Laku Tertimbun Longsor, Warga Terancam Krisis Air

  • Whatsapp

BORONG KABARNTT.CO–Akibat dari curah hujan yang tinggi akhir-akhir ini, saluran air di Wae Laku di Lingko Lale, Desa Compang Kantar, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur, tertimbun longsor.

Tanah longsor yang  terjadi, Senin (8/3/2021) lalu, mengakibarkan areal sawsah milik warga tidak terisi air.

Bacaan Lainnya

Warga setempat kepada media ini membayangkan longsoran itu mengancam  nasib padi mereka di sawah.

Sebagaimana disaksikan, Kamis (11/3/2021), tumpukan kayu dan batu yang longsor menutup saluran air.

Nundik Alung, seorang petani sawah asal Desa Bangka Kantar, memastikan kejadian ini bakal mengorbankan nasib mereka.

“Jika tidak cepat diatasi, maka kami sebagai petani gagal panen, karena petak sawah kami tidak dialiri air,” kata Nundik.

Nundik menambahkan, timbunan tanah longsor tidak bisa dibersihkan dengan tenaga manusia. Karena itu dia berharap ada bantuan alat berat dari pemerintah.

“Kami mengharapkan bantuan dari pemerintah untuk membersihkan tanah longsor itu,” pinta Nundik.

Masyarakat tiga desa di sekitarnya  hanya memanfaatkan irigasi ini. Nadi kehidupan mereka hanya bergantung pada pertanian sawah.

“Kami mengharapkan saluran air kembali normal agar tidak terjadi gagal panen. Tolong pemerintah peduli dengan nasib masyarakat,”  kata Nundik.

Sementara itu Kabid Pencegahan  dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah  Manggarai Timur, Petrus A.N.E Dola, mengatakan pihaknya tidak memiliki eksavator untuk bisa membersihkan longsoran itu. Yang ada hanya loader.

“Timbunan itu tidak bisa dibersihkan dengan menggunakan loader. Coba konsultasi ke Dinas PU,”  kata Dola.

Hingga berita ini diterbitkan Dinas PU Manggarai Timur belum berhasil dikonfirmasi. (adi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *