PPNI TTU Selenggarakan Workshop Retaker Kompeten Bersyarat Kepada Lulusan Ukomnas

  • Whatsapp

KEFAMENANU KABARNTT.CO–Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) menyelenggarakan Workshop Retaker Kompeten Bersyarat di Aula SVD Noemeto, Sabtu (5/6/2021).

Kegiatan ini mengambil tema “Penguatan Organisasi Melalui Aplikasi SIMKPPNI,  PKB Online dan Pengurus STR Online.

Sebagaimana disaksikan wartawan, kegiatan tersebut berlangsung dengan tidak mengabaikan protokol kesehatan.

Bernadus Bait Sfunit, AMK,  Ketua DPD PPNI  TTU yang didampingi sekretarisnya, Wilfridus Fahik, Amd. Kep,  menyampaikan tujuan dilakukannya workshop tersebut agar menambah wawasan bagi seluruh anggota PPNI, terutama mereka yang baru lulus ujian kompetensi nasional beberapa waktu lalu.

“Kegiatan kami hari ini diselenggarakan oleh organisasi profesi PPNI Tingkat Kabupaten Timor Tengah Utara. Tujuan kegiatan organisasi ini  untuk meningkatkan pengetahuan seluruh anggota PPNI yang mana kita tahu bahwa semua kegiatan ini untuk  aplikasi yang online,” urai Bernadus.

Dikatakan Bernadus, kegiatan ini melibatkan semua teman-teman, terutama bagi calon perawat baru, yang baru mengikuti ujian kompetensi nasional yang diselenggarakan di Kabupaten Belu.

“Kegiatan ini juga adalah bagian dari rangkaian kegiatan hari itu (Ukomnas–Red),” ucap Bernadus.

Bernadus melanjutkan, total peserta sebanyak 74 orang ditambah badan pengurus organisasi tingkat kabupaten 9 orang dan juga dengan badan pengurus tingkat kecamatan yang berjumlah 11 komisariat.

“Kegiatan yang kami lakukan penguatan anggota tentang pentingnya berorganisasi atau memahami organisasi perawat itu sendiri, sosialisasi tentang aplikasi penguatan organisasi melalui aplikasi Simkppni, PKB online,” kata Bernadus.

Setiap anggota perawat setelah tamat pendidikan, diwajibkan untuk memiliki  urat tanda registrasi (STR) bahwa  yang bersangkutan sudah layak dan berkompeten untuk bisa melakukan asuhan keperawatan kepada individu, kelompok masyarakat, termasuk di puskesmas ataupun rumah sakit baik swasta atau pemerintah.

Bernadus berharap kegiatan tersebut membawa perubahan kepada seluruh anggota terutama anggota yang baru lulus Ujian Kompetensi Nasional.

“Harapan kami mereka itu harus betul-betul memahami organisasi dan merasa memiliki. Mereka harus punya keterampilan untuk bisa mandiri melakukan  registrasi secara online untuk bisa menjadi anggota PPNI maka mereka mendapatkan Surat Tanda Registrasi (STR), mereka akan mendapatkan  Nomor Induk Registrasi Anggota (NIRA),” harap Bernadus. (siu)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *