Poskar Sumtim Sinergi dengan Satgas Pantau Warga Yang Isoma

  • Whatsapp

WAINGAPU KABARNTT.CO—Pos Karya (Poskar) Peduli Sesama di Kabupaten Sumba Timur bersinergi dengan Satgas Pencegahan Covid-19 Kelurahan/Desa memantau warga yang sementara menjalankan isolasi mandiri (Isoma) di rumah.

Seperti diketahui Kabupaten Sumba Timur termasuk salah satu dari tiga kabupaten/kota di NTT yang menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level IV.  Dua daerah lain,  yakni Kota Kupang dan  Sikka.

Bacaan Lainnya

PPKM Level IV diterapkan karena kasus Covid-19 di tiga daerah  ini terbilang tinggi.

Di Sumba Timur, meskipun sudah diterapkan PPKM Level IV kasus baru Covid-19 masih terus meningkat. Hingga hari, Selasa (17/8/2021), menurut di Satgas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Sumba Timur,  total kasus Covid-19 memcapai 4.847 kasus dengan rincian: pasien aktif (rawat) 882 kasus, kasus sembuh 3.864 kasus dan kasus meninggal dunia mencapai 101 kasus.

Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Sumba Timur, Ayub Tay Paranda,  melalui telepon seluler, Rabu (18/8/2021), membenarkan, kasus Covid-19 di Sumba Timur terus meningkat secara signifikan meskipun diberlakukan PPKM Level IV.

“Kita tidak bisa lagi mengabaikan himbauan dari pemerintah. Kita harus lebih peka pada diri kita sendiri, sehingga juga tidak menjadi inang bagi perkembangan dan penularan virus. Kita harus coba mendisiplinkan diri untuk tetap mematuhi protokol kesehatan secara ketat,” tegasnya.

Ketua Fraksi Golkar DPRD Sumba Timur ini mengatakan, di tengah situasi pandemi Covid-19 di Sumba Timur, Poskar Peduli Sesama bisa diandalkan.

Di Sumba Timur, kata Paranda, poskar ini sudah berjalan sesuai dengan fungsinya, dan fokus bersinergi di kelurahan dan desa dalam memantau masyarakat yang melakukan isolasi mandiri.

“Poskar sementara berjalan. Kita minta mereka membantu tim Satgas di desa untuk bantu pantau warga yang isoma dan mudah-mudahan dengan sinergi antara poskar dan satgas ini meningkatkan tingkat disiplin yang baik, sehingga berdampak pada tingkat kesembuhan,” katanya.

Paranda memberi apresiasi kepada Satgas Covid Sumba Timur yang juga telah bekerja luar biasa sehingga banyak juga pasien terpapar yang kembali sembuh.

“Kemarin ada 80 pasien Covid-19 sembuh. Kita tetap dukung bahwa masyarakat yang melakukan isolasi mandiri agar tertib. Pihak RT/RW agar lebih aktif dalam memantau warganya yang melakukan isolasi mandiri. Kita tetap dorong dan memberikan semangat bagi warga yang isoma agar tetap berjuang untuk kesembuhan mereka” imbuhnya. (np)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *