Mau Terima Vaksin Kedua, Yosep Dogon Bilang Vaksin Aman

  • Whatsapp

KUPANG KABARNTT.CO—Di tengah keraguan banyak orang tentang vaksin Covid-19, anggota DPRD Kota Kupang, Yosep Dogon, memastikan vaksin aman digunakan.

Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Kupang itu sudah sekali menerima vaksin. Hari  Rabu (31/3/2021) nanti  Dogon menerima vaksin tahap dua.

Bacaan Lainnya

“Saya jelaskan sedikit bahwa dampak dan manfaat dari vaksin Covid -19 adalah untuk kesehatan dan membantu kita terhindar dari virus Covid-19. Perlu diingat vaksin ini aman untuk kita, khususnya bagi lansia seperti saya yang sudah 60 tahun lebih,” katanya, Senin (29/3/2021).

Dogon meminta seluruh warga Kota Kupang  agar membantu program pemerintah mengikuti vaksinasi yang ditargetkan selesai pada bulan Juli 2021.

Dogon juga  mengingatkan dan mengharapkan agar saat liburan Lebaran Mei 2021 nanti, semua yang mudik sudah divaksin.

“Pemerintah terus berkeinginan agar program vaksin ini sudah selesai pada bulan Juli 2021 nanti. Juga kalau bisa saat liburan Lebaran nanti pada Mei 2021 semua yang mudik itu sudah divaksin,” tandasnya.

Dari pengalaman pertama menerima vaksin, tutur Dogon, dia memastikan bahwa vaksin itu aman dan tidak berbahaya.

Dogon menambahkan, “Vaksin itu aman bagi kita jika kita semua jujur menyampaikan kepada para petugas vaksin mengenai penyakit dan keadaan kita, apakah ada penyakit bawaan atau tidak, agar tidak disalahkan jika terjadi sesuatu terhadap mereka yang divaksin.”

Dogon memberikan contoh mengenai salah seorang tetangga yang meninggal setelah divaksin. Kejadian itu, kata Dogon, karena yang bersangkutan tidak jujur  menyampaikan keadaan dan kondisi tubuhnya kepada petugas vaksin.

“Saya kasih contoh, jika kita tidak jujur dalam menyampaikan kondisi dan keadaan tubuh kita kepada para petugas vaksin saat diskrining, itu terjadi pada salah satu tetangga saya yang meninggal sesudah divaksin dua minggu lalu karena penyakit jantung. Di media sosial tersebar informasi meninggal karena vaksin, padahal sebenarnya karena penyakit bawaan,” tuturnya. (lia)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *