Manggarai Terima Sertifikat Eliminasi Malaria dari Kemenkes RI

  • Whatsapp

RUTENG KABARNTT.CO—Pemerintah Kabupaten Manggarai menjadi salah satu dari 12 kabupaten di Indonesia yang meraih penerima penghargaan Sertifikat Eliminasi Malaria tahun 2021 dari Pemerintah Pusat.

Menurut siaran pers dari Pemerintah Kabupaten Manggarai yang diterima kabarntt.co, Kamis (29/4/2021) sore, penghargaan tersebut diberikan melalui Kementerian Kesehatan Republik (Kemenkes) Indonesia.

Bacaan Lainnya

Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, kepada Wakil Bupati Manggarai, Heribertus Ngabut, S.H, di Aula Swambesy Gedung Prof. Sujudi Kemenkes RI, Selasa (27/4/2021) lalu.

Sertifikat Eliminasi Malaria merupakan penghargaan atas komitmen dan keberhasilan Pemerintah Kabupaten Manggarai dalam menggerakkan seluruh komponen untuk membebaskan masyarakat dari penularan penyakit malaria.

Keberhasilan dalam upaya eliminasi malaria di Kabupaten Manggarai tidak terlepas dari komitmen bersama, baik tingkat kabupaten, kecamatan, dan desa, serta semua pemangku kepentingan, termasuk masyarakat.

Bentuk komitmen Pemkab Manggarai dalam upaya eliminasi malaria tertuang dalam Peraturan Bupati Manggarai No: 48 Tahun 2017 tanggal 2 Desember 2017 Tentang Eliminasi Malaria di Kabupaten Manggarai dan Instruksi Bupati Manggarai No: HK/12/2019 tanggal 16 Juni 2019, terkait surveilans migrasi, yang mengacu pada Kepmenkes RI, No: 293/Menkes/SK/IV/2009/ tentang Eliminasi Malaria di Indonesia, dan Permenkes No: 275/Menkes/III/2007 tentang Surveilans Malaria, serta surat Edaran Mendagri No: 443.41/465/SJ Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Program Eliminasi Malaria di Indonesia.

Komitmen ini merupakan bagian dari komitmen bersama secara nasional, regional, maupun global, sesuai dengan komitmen WHO 2007 dan komitmen regional Asia Pasifik 2015, sebagaimana tercantum dalam target SDGs 3.3 (Sustainable Development Goals) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2015-2019 serta Rencana Strategis Kemenkes RI.

Kabupaten Manggarai dianggap layak menerima penghargaan karena sejumlah indikator pendukung. Antara lain, tidak ada penularan malaria setempat selama tiga tahun berturut-turut.

Dirjen P2P Kemenkes RI, dr. H. Mohamad Subuh, MPPM pada acara penyerahan sertifikat itu menyampaikan, berbagai upaya untuk mengendalikan malaria sudah dilaksanakan sejak 54 tahun yang lalu dan telah berhasil menurunkan jumlah penderita di beberapa wilayah di Indonesia.

Eliminasi malaria dilakukan secara bertahap dari kabupaten/kota, provinsi, dari satu pulau ke pulau yang lain sampai seluruh wilayah Indonesia pada tahun 2023.

“Sampai dengan tahun 2016 sebanyak 247 kapupaten/kota telah menerima sertifikat eliminasi malaria dari Kementerian Kesehatan. Pencapaian ini menunjukkan bukti kesungguhan kita membebaskan malaria dari tanah air. Diharapkan pada tahun mendatang akan semakin bertambah kabupaten/kota lainnya yang terbebas dari malaria, dan kabupaten/kota yang telah bebas malaria dapat mempertahankannya,” kata dr. Subuh.

Sebagaimana diketahui, dari Provinsi NTT  ada 3 kabupaten/kota yang berhasil mendapat Sertifikat Eliminasi Malaria yakni Kabupaten Manggarai, Kabupaten Manggarai Timur dan Kota Kupang. (arn)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *