Kisruh Penutupan Laboratorium, Ini Penjelasan Dinas Kesehatan Kota Kupang

  • Whatsapp

KUPANG KABARNTT.CO—Percecokan antara Rektor Undana, Profesor  Dr. Fred Benu dengan Dr. Elcid Lie terkait penutupan Laboratorium Biologi Molekuler Kesehatan Masyarakat di RS Undana Kupang mendapat penjelasan dari Dinas Kesehatan Kota Kupang.

Dalam berita yang ramai sebelumnya, antara lain disebutkan Dinas Kesehatan Kota Kupang melayangkan surat meminta agar Lab yang melayani pemeriksaan PCR secara gratis ditutup.

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, melalui Kepala Bidang Pelayanan, dr. Trio di ruang kerjanya, Rabu (25/8/2021), mengatakan, pihaknya tidak pernah menutup laboratorium, namun memberhentikan pelayanannya untuk sementara karena dokter pathologi klinik mengundurkan diri secara resmi, sehingga diberhentikan untuk sementara sampai ada dokter pathologi pengganti.

“Kami tidak menutup, tapi kami hanya menghentikan sementara kegiatan aktivitas di laboratorium karena dokter pathologi klinik yang selama ini menangani laboratorium mengundurkan diri. Dokter tersebut secara resmi mengirim surat kepada kami,” jelas Trio.

Menurut Trio, sesuai aturan jika laboratorium tidak ada dokter pathologi maka untuk sementara diberhentikan pelayanannya.

“Karena memang menurut aturannya sebuah laboratorium kalau dokter pathologi klinik mengundurkan diri berarti diberhentikan aktivitasnya untuk sementara sampai ada dokter pathologi klinik atau dokter yang terlatih,” jelas Trio.

Pihaknya, kata Trio, sudah mengusulkan untuk mendapatkan dokter pathologi yang baru. “Kami sudah mengusulkan untuk mendapatkan dokter pathologi baru ke pemerintah. Jika sudah ada maka kami akan buka aktivitas pelayanan,” katanya.

Selain dokter pathologi mengundurkan diri, kata Trio, lab ini juga ditutup sementara karena tenaga analis yang bekerja pada laboratorium tidak mempunyai surat izin praktek. (np)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *