Kapal Wisatawan di Labuan Bajo Ludes Terbakar Api

  • Whatsapp

LABUAN BAJO KABARNTT.CO–Kapal wisata Indu Komodo yang ditumpangi 4 wisatawan domestik ludes terbakar di kawasan Taman Nasional Komodo (TNK), Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Rabu (23/6/2021) malam.

Kebakaran tersebut terjadi saat kapal itu  bermalam di sekitaran kawasan TNK, tepatnya di perairan Pulau Kambing, Labuan Bajo, Manggarai Barat.

Bacaan Lainnya

“Sejumlah empat orang tamu domestik berhasil dievakuasi ke Labuan Bajo, terdiri dari 2 orang dewasa dan 2 orang anak-anak atas nama Harris Fadilah Siregar, Dinda Khalisah Siregar, Fara Alyya Siregar dan Wanjhaharan,” jelas Komandan Lanal Labuan Bajo, Mayor Laut (KH) Budi Purwoto, S.T., M.T. dalam rilis persnya.

Mayor Purwoto meneruskan, informasi tersebut berdasarkan keterangan Kapten kapal Arif Gunawan dan Tour Guide, Valerius Aquino Agung, saat dirinya berada di lokasi bersama tim rescue gabungan Lanal Labuan Bajo, Basarnas Polairud dan Syahbandar.

“Dari keterangan dari tour guide Valerius, adapun kronologi kebakaran, kapal wisata Indu Komodo berangkat dari Pelabuhan Labuan Bajo hari Rabu 23 Juni 2021, sekira pukul 09.00 Wita. Dalam rencananya, pihaknya akan berwisata selama selama 3 hari 2 malam dengan rute pertama ke Pulau Kelor, Teluk Manjarite untuk melaksanakan aktivitas snorkeling,” jelas Mayor Purwoto.

Sekira pukul 16.30 Wita lanjut ke Pulau Kalong dan tiba pukul 17.00 Wita dan dilanjutkan ke Pulau Kambing karena hendak bermalam dan tiba sekira pukul 19.30 Wita. Selanjutnya lego jangkar, makan malam dan istirahat malam.

“Sekira pukul 22.30 Wita terjadi kebakaran di buritan kapal,”  kata Mayor Purwoto.

Api berhasil dipadamkan atas bantuan peralatan pemadam kebakaran dari Kapal Viona dan Kapal Liberti dan langsung mengevakuasi sejumlah 4 orang penumpang domestik yang hendak berwisata tersebut.

“Setelah api berhasil dipadamkan,  selanjutnya langsung mengevakuasi para wisatawan,” katanya.

Sesuai keterangan kapten kapal Arif Gunawan, kata Mayor Purwoto,  kebakaran kapal terjadi sekitar pukul 22.30 Wita. ABK kapal bernama Mantok menginformasikan  terjadi kebakaran di genset buritan.

Selanjutnya ABK  berusaha memadamkan api dengan air, sementara tour guide Valerius berteriak minta tolong ke kapal terdekat yang berlabuh di sekitar perairan Pulau Kambing.

“Sehingga sekitar pukul 22.35 Wita bantuan kapal Viona dan kapal Liberti datang menggunakan speed boat dan berhasil memadamkan api hingga pukul 01.00 dan mengevakuasi 4 penumpang (tamu),” lanjutnya.

Hasil analisa sementara, kebakaran diduga akibat korsleting listrik pada genset. (obe)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *