Dinkes NTT Distribusi Vaksin ke Flores dan Sumba

  • Whatsapp

KUPANG  KABARNTT.CO—Ini kabar gembira buat masyarakat di Flores dan Sumba. Dinas Kesehatan, Kependudukan, Catatan Sipil (Dinkesdukcapil) Provinsi NTT kembali mendistribusi vaksin Covid-19  ke kabupaten-kabupaten di Flores dan Sumba.

Hari  Jumat (30/7/2021) pagi, Dinkesdukcapil NTT mendistribusikan 1.998 vial vaksin untuk memenuhi kebutuhan vaksin di lima kabupaten, yakni Sikka, Flores Timur dan tiga kabupaten di Sumba.

Bacaan Lainnya

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkesdukcapil NTT, Emma Simanjuntak, menyebut rencananya vaksin didistribusikan untuk 22 kabupaten/kota di Provinsi NTT Jumat hari ini.

Namun rencana itu urung untuk beberapa kabupaten akibat kendala penerbangan.

“Rencananya distribusi hari ini sebetulnya ke 22 kabupaten kota, tetapi karena ada kendala dengan delay atau cancel pesawat, maka yang bisa hanya ke Sikka, Flotim, dan tiga kabupaten di daratan Sumba,” kata Emma.

Menurut Emma, distribusi untuk daratan Timor menggunakan angkutan darat.

Vaksin untuk Sikka sebanyak 250 vial untuk Kabupaten Sikka, terdiri dari 35 vial vaksin sinovac untuk Polri dan 170 vial vaksin moderna untuk tenaga medis.

Selanjutnya, sebanyak 176 vial vaksin ke Kabupaten Flores Timur yang terdiri dari 35 vial sinovac untuk Polri dan 141 vial vaksin moderna.

Selanjutnya, untuk Kabupaten Sumba Timur, didistribusikan sebanyak, 1.370 vial vaksin yang terdiri dari 35 vial sinovac untuk Polri, 85 vial vaksin moderna serta 1.250 vial vaksin AstraZeneca.

Untuk Kabupaten Sumba Tengah sebanyak 89 vial vaksin yang terdiri dari 35 vial vaksin sinovac untuk Polri serta 54 vial vaksin moderna.

Sementara itu untuk Kabupaten Sumba Barat Daya, dikirim 158 vial vaksin terdiri dari 35 vial sinovac untuk Polri, 10 vial vaksin sinovac untuk Dinas PUPR, 92 vial vaksin moderna dan 21 vial vaksin AstraZeneca.

Emma mengatakan, stok vaksin di NTT untuk beberapa waktu ke depan masih aman.

“Dari minggu lalu sampai minggu ini kita mendapat banyak alokasi vaksin dari pusat, tentunya segera kita distribusi ke kabupaten. Jadi kita posisi aman saat ini,” ujar Emma. (np)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *