Dana Seroja Rp 10,8 M Masih Mengendap di Rekening Pemda NTT

  • Whatsapp

KUPANG KABARNTT.CO—Sudah enam bulan badai seroja menghantam sebagian wilayah NTT. Bantuan pihak ketiga senilai Rp 10,8 miliar belum kunjung dicairkan karena data korban belum terverifikasi.

Kepala Badan Keuangan NTT, Drs. Zakarias Moruk, kepada media ini di ruang kerjanya, Selasa (5/10/2021), mengakui dana bantuan dari pihak ketiga itu masih mengendap di rekening.

Bacaan Lainnya

Dana bantuan itu, kata Zakarias, belum bisa dicairkan karena data para korban belum diverifikasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi NTT.

“Memang bantuan pihak ketiga pasca seroja itu ada di satu rekening di luar rekening kas daerah. Sampai sekarang masih ada, belum dicairkan karena belum ada data yang terverifikasi agar dicairkan. Kami tunggu data dari BPBD NTT,” kata Zakarias.

Zakarias  mengakui  sudah memanggil BPBD  untuk melakukan pemetaan dan kajian tentang semua data bangunan yang rusak akibat badai seroja, baik itu gedung-gedung lembaga keagamaan, lembaga pendidikan dan masyarakat yang terkena.

“Saya sudah sampaikan kepada Kaban Bencana kalau sampai Oktober tidak bisa direalisasi, maka saya akan lapor ke Pak Gubernur agar dana ini dipindahkan ke kas daerah. Biar kami yang pertanggungjawabkan kepada publik bahwa dana bantuan pihak ketiga sudah ada di kas daerah untuk dimanfaatkan pada kegiatan-kegiatan masyarakat tahun 2021,” tegas Zakarias.

Zakarias  mengakui Kepala BPBD sedang melakukan verifikasi usulan-usulan yang disampaikan oleh masyarakat.

Data dari kabupaten/kota, kata Zakarias, harus dipercepat agar akhir Oktober sudah selesai dan dana diberikan kepada penerima yang layak mendapatkan bantuan tersebut  Jika tidak ada data terverifikasi, maka dana itu tidak akan dicairkan, dan akan dimasukkan ke kas daerah.

“Kalau sampai waktu ditentukan tidak ada data, ya kita akan pindahkan ke kas daerah untuk kegiatan ekonomi tahun 2021,” tandasnya. (np)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *