Bupati Hery Nabit: Infrastruktur Jadi Prioritas Pembangunan

  • Whatsapp

RUTENG KABARNTT.CO—Pembangunan infrastruktur dan peningkatan produktivitas menjadi tema dan prioritas pembanguan Kabupaten Manggarai Tahun 2022.

Demikian disampaikan Bupati Manggarai, Herybertus G. L. Nabit, S.E., M.A. saat membuka Musrenbang RKPD (Rencana Kerja Pemerintah Daerah) Kabupaten Manggarai tahun 2022, Senin (19/4/2021), pagi  di Aula Ranaka Kantor Bupati Manggarai.

Bacaan Lainnya

“Kondisi infrastruktur dasar seperti jalan dan jembatan sudah harus dibenahi mengingat kondisinya yang sudah tidak bagus lagi,” kata Bupati Hery.

Oleh karena itu, kata Hery, perbaikan infrastruktur menjadi hal yang harus segera diwujudkan karena akan berdampak pada banyak hal antara lain laju pertumbuhan ekonomi, sektor pendidikan, dan kesehatan.

Selain pembangunan infrastruktur, pertumbuhan ekonomi juga tidak bisa dilepas dari faktor produktivitas.

“Sektor pertanian tetap harus menjadi sektor basis. Sektor-sektor riil seperti UMKM dan juga sektor ekonomi kreatif menjadi perhatian melalui pelatihan-pelatihan, pemberian bantuan-bantuan yang bisa memacu produktivitas mereka,” ungkapnya.

Lebih jauh Hery mengatakan, salah satu pendekatan dalam penyusunan rencana kerja Kabupaten Manggarai tahun 2022 adalah money follow priority, uang mengikuti program prioritas. “Hal ini penting mengingat daerah memiliki keterbatasan kemampuan secara finansial,” katanya.

Di lain pihak, ungkapnya, hal ini sejalan dengan arahan Presiden RI yang menekankan pada pentingnya penganggaran berbasis prioritas (priority based budgeting). Anggaran tidak bisa dibagi begitu saja, akan tetapi harus berdasarkan prioritas yang sudah ditentukan.

“Di era sekarang ini, pendekatannya adalah goal atau result oriented,” ujarnya.

Menyikapi hal itu, Hery berharap agar potensi-potensi sumber pendapatan bisa dimaksimalkan melalui intensifikasi berupa pembenahan database pajak dan retribusi secara digital.

Diharapkan Musrenbang RKPD ini akan menghasilkan kesepakatan terhadap program prioritas daerah, pagu indikatif, indikator, target kinerja, dan lokasi.

Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat menyempurnakan rancangan awal renja seluruh perangkat daerah yang telah diverifikasi, penelaahan terhadap rancangan RKPD Provinsi, RKP dan program strategis nasional, serta perumusan rancangan berita acara musrenbang RKPD oleh tim perumus. (adi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *