7 Kades Ini Dilantik di Colol, Sentra Kopi Manggarai Timur

  • Whatsapp

BORONG KABARNTT.CO—Sebanyak 7 orang kepala desa terpilih di Kecamatan Lamba Leda Timur, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) dilantik di Pondok Taman Baca Lembah Colol, Kampung Welu, Desa Wejang Mali, Selasa (21/9/2021).

Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas, dalam sambutannya ketika melantik ke-7 kepala desa itu mengingatkan agar masyarakat mulai menyadari bahwa Colol telah menjadi perhatian publik.

Bacaan Lainnya

“Sekarang mata dan telinga seluruh dunia mengarah ke Colol, tapi kita di sini biasa saja. Itu karena kita masih sibuk dengan konflik yang tidak perlu. Saatnya cara pandang kita diubah. Jadikan Colol sebagai rumah yang dirindukan oleh pencinta kopi. Pelantikan kades yang dilaksanakan di sini hari ini adalah bagian dari mempromosikan lokasi ini. Saya minta para kades di kawasan Colol bekerja sama, jangan jalan sendiri-sendiri,”  pesan Agas.

Tujuh kepala desa yang dilantik tersebut adalah: Kepala Desa Watu Arus (Didianus Liferman), Kepala Desa Golo Lero (Kornelis H.R.P Landomari), Kepala Desa Rengkam (Yoseph Ambu), Kepala Desa Compang Wunis (Silvinus Madi), Kepala Desa Benteng Rampas (Benyamin Fansi Ardi Antang), Kepala Desa Wangkar Weli (Rofinus Naman, SE) , Kepala Desa Tanggo Molas (Alesianus Erwin).

Agas mengingatkan 7 kades yang dilantik agar memperhatikan dan mendukung program PKK.

“Saya minta kepala desa untuk mengalokasikan anggaran minimal Rp 30 juta untuk PKK. Perempuan itu adalah tiang keluarga. Roko molas poco adalah bentuk paling nyata bagaimana budaya Manggarai mengajarkan kita untuk menempatkan perempuan pada posisi terhormat. Maka dukunglah kegiatan yang dimotori oleh perempuan dan yang tujuannya memberdayakan perempuan.  Dalam budaya Manggarai, perempuan itu pande beka ca weras, pande do ce mongko,” papar Bupati Agas.

Hal yang menjadi poin penting yang disampaikan Agas adalah rekonsiliasi. “Para kades yang dilantik hari ini bukan hanya pemimpin bagi kelompok tertentu, tetapi pemimpin untuk masyarakat desa, termasuk yang tidak memilih Anda. Jangan lihat ke belakang, fokus ke depan dan pada tujuan yang lebih besar. Tidak ada pemimpin yang bisa menyenangkan semua orang, tapi pastikan bahwa keputusan Anda memuaskan lebih banyak orang,”  kata Agas.

Pada kesempatan ini Bupati Agas juga resmi menjadi anggota BPJS yang ditandai dengan penyerahan Kartu BPJS Ketenagakerjaan atas nama Agas Andreas oleh Kepala BPJS Labuan Bajo, Ardi Nugraha Harahap.

Selain itu BPJS juga menyerahkan santunan Jaminan Kematian (JKM) kepada ahli waris dari Tenaga Harian Lepas (THL) Pemda Manggarai Timur yang telah meninggal dunia atas nama Maria Vilanofri Udiyani dan Yuvensius Jantal dengan nilai masing-masing Rp 42.000.000.

Santunan JKM ini secara simbolis diserahkan oleh Bupati Agas didampingi Kadis Nakertrans Manggarai Timur, Drs. Aufridus Jahang, dan disaksikan oleh Kepala BPJS Labuan Bajo.  (adi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *