Warga Karantina Covid-19 Hanya Makan Sekali Sehari

  • Whatsapp

BORONG KABARNTT.CO— Agustinus Alfonsius Eping (23 tahun), warga Desa Benteng Wunis, Kecamatan Pocoranaka Timur, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur, mengeluhkan pelayanan aparat Pemerintah Desa selama dia dan istrinya menjalani karantina di kantor desa.

Kepada kabarntt.co, Senin (5/10/2020), Agustinus menyatakan kekesalannya itu. Selama masa karantina di kantor desa,  jelas Agustinus, mereka tidak dilayani dengan baik dari sisi konsumsi setiap hari.

Bacaan Lainnya

“Pada bulan Mei lalu, saya dengan istri pulang dari Labuan Bajo, Manggarai Barat. Kami langsung dikarantina di kantor desa selama 14 hari. Namun setiap hari kami hanya makan satu kali saja, yakni makan siang. Sedang untuk makan pagi dan makan malam, itu dihantar langsung dari rumah,” beber Agustinus.

Berdasarkan data yang mereka ketahui, kata Agustinus,  di Desa Benteng Wunis dana untuk anggaran masyarakat yang dikarantina cukup besar.

“Di desa ini katanya jumlah masyarakat yang dikarantina adalah 3 orang, sementara pagu dananya sebesar Rp 24.500.000. Ini yang jadi pertanyaan besar kepada kebijakan  pemdes setempat, apakah jumlah dana yang begitu besar sepadan dengan pelayanan yang didapat,” kata Agustinus tidak puas.

Kepala Desa Benteng Wunis, Yosep H Pratikno,  ketika ditemui di Kantor Desa Benteng Wunis membenarkan apa yang diungkap Agustinus.

“Apa yang sudah disampaikan itu benar,” kata Pratikno.

Pratikno mengakui biaya konsumsi sekali sehari itu sudah diatur dalam aturan. “Aturannya seperti itu, dalam satu hari perorang hanya mendapat Rp 35.000,” kata Pratikno.

Pratikno menambahkan, sisa anggaran untuk masyarakat yang dikarantina akan dipakai untuk keperluan yang lain apabila perlukan.

“Kalau pun nanti ada kebijakan dari Ketua Gugus Penanganan Covid-19 Kecamatan Pocoranaka Timur  untuk memberikan uang yang sisa dianggarkan, pasti kami akan lakukan itu,” tegasnya. (adi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *