Sumba Timur Zona Hijau Covid-19, 2 Kabupaten Lainnya Meningkat

  • Whatsapp

WAINGAPU KABARNTT.CO—Untuk ketiga kalinya Sumba Timur masuk dalam zona hijau Covid-19, setelah sampel swab pasien kasus 032 terkonfirmasi negatif berturut-turut dan dinyatakan sembuh, Sabtu (28/11/2020)

Namun 2 kabupaten lainnya mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Kabupaten Sumba Barat mencapai 59 kasus dengan 21 kasus dirawat dan 38 kasus sembuh. Sedangkan Kabupaten Sumba Barat Daya total 34 kasus, dengan 22 kasus dirawat dan 12 kasus sembuh.

Bacaan Lainnya

Juru bicara Satgas Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 Sumba Timur, yang juga Kepala Dinas Kesehatan Sumtim, Chrisnawan T. Haryantana, melalui Jonker Telnoni, Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit, ketika ditanya terkait data posko tersebut, Sabtu (28/11/2020) membenarkan jika pasien kasus 032 sudah dinyatakan sembuh setelah konfimasi hasil swabnya negatif berturut-turut.

“Iya benar, pasien kasus 032 hasilnya sudah negatif dan dinyatakan sembuh,”  kata Telnoni.

Meskipun sudah masuk zona hijau, kata Telnoni, masih ada 50 sampel swab yang masih dalam pemeriksaan di Laboratorium Biomolekuler RSUD Prof Dr. W. Z. Johannes Kupang. Di antaranya dari pelaku perjalanan dan juga 8 sampel dari pengawas pemilu.

“Kemarin kirim 31 sampel dan hari ini kirim 10 sampel, sedangkan waktu lalu kita kirim 18 sampel, sehingga total 59 sampel yang kita kirim lewat helikopter BNPB. Tapi hari ini sudah ada 9 sampel yang sudah ada hasil swab, jadi sisa 50 sampel yang masih kita tunggu hasilnya,” jelas Telnoni.

Menurutnya, meskipun Sumba Timur sudah dalam zona hijau, tidak boleh ada eforia berlebihan. “Karena saat ini di tingkat provinsi maupun kabupaten terjadi peningkatan kasus Covid-19 yang cukup signifikan, juga di Kota Kupang terjadi peningkatan pada kasus transmisi lokal, sehingga kita tetap waspada dengan tetap menerapkan 3M,” terang Telnoni.

“Jangan pernah lengah karena sudah zona hijau, karena masih ada 50 sampel swab yang sementara dalam pemeriksaan. Kita tetap waspada dengan tetap pakai  masker, jaga jarak dan usahakan cuci tangan setelah melakukan aktivitas di luar,” kata Telnoni. (np)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *