Manggarai Timur ‘Pecah Telur’, Satu Positif Covid-19

  • Whatsapp

BORONG KABARNTT.CO—Kabupaten Manggarai Timur ‘pecah telur’ setelah satu orang terkonfirmasi positif Covid-19. Pasien pertama ini berasal dari Kecamatan Lambaleda dan baru kembali dari Makassar.

Sekretaris Daerah Kabupaten Manggarai Timur yang juga Ketua Gugus Tugas Covid-19 Manggarai Timur, Boni Hasudungan Siregar, mengatakan, selain satu orang yang terkonfirmasi positif Covid-19, masih ada 31 sampel swab lagi yang belum diketahui hasilnya.

Bacaan Lainnya

“Berdasarkan laporan dari hasil Laboratorium Boimolekuler RSUD Profesor WZ Johanes Kupang, dari 32 sampel yang sudah kita kirim pada tanggal 23 September 2020 lalu diperoleh 1 hasil swab terkonfirmasi positif Covid-19. Sementara 31 sampel lainnya  hingga saat ini belum diterima hasilnya,” katanya Boni kepada kabarnnt.co, Rabu (30/9/2020)  malam.

Boni mengatakan, pasien positif pertama ini adalah pelaku perjalanan dari Makassar.

“Dia tiba di Pelabuhan Reo, Kabupaten Manggarai menggunakan KM Sabuk Nusantara pada tanggal 15 September 2020. Kemudian segera dilakukan screening awal dengan hasil rapid  test reaktif dan segera dilakukan karantina di desa yang bersangkutan. Kemudian pada tanggal 22 September dilakukan swab untuk pemeriksaan lebih lanjut di Laboratorium Biomolekuler RSUD Profesor WZ Johannes Kupang,”  urai Boni.

Saat ini pasien pertama ini sedang menjalani karantina mandiri di shelter Pemerintah Kabupaten  Manggarai Timur.

Boni berharap  dengan kondisi seperti ini, masyarakat Manggarai Timur lebih waspada.

“Kita harap masyarakat proaktif dan mau membantu pemerintah untuk membatasi laju penyebaran virus corona di Kabupaten Manggarai Timur ini,”  pintanya.

Boni juga meminta masyarakat selalu taat pada protokol kesehatan dengan menggunakan masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, mencuci tangan sesering mungkin sampai bersih, dan meningkatkan imunitas tubuh.

“Masyarakat juga harap bisa  menyampaikan kebenaran informasi keberadaan pelaku perjalanan yang tiba dari zona merah,” katanya. (adi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *