KPU Manggarai Dipolisikan Forum Jurnalis Manggarai

  • Whatsapp

RUTENG KABARNTT.CO–Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Manggarai, dilaporkan ke Polres Manggarai oleh  Forum Jurnalis Manggarai (FJM), Rabu (18/11/2020) siang.

KPU diadukan karena menghalangi tugas jurnalistik saat acara debat pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Manggarai Tahun 2020, yang digelar di Aula MCC, Ruteng,  Sabtu (14/11/2020) lalu.

Bacaan Lainnya

“Para jurnalis yang hadir saat itu merasa terganggu dengan perlakuan komisioner KPU Manggarai yang menghalang-halangi tugas jurnalis saat meliput kegiatan debat tersebut,” jelas Adrian Pantur, Koordinator FJM.

Secara gamblang Adrian  memaparkan, Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999, pada pasal 4 ayat 1 menyebutkan kemerdekaan pers dijamin sebagai hak asasi warga negara.

“Sementara pada pasal 2 disebutkan, terhadap pers nasional tidak dikenakan penyensoran, pembredelan atau pelarangan penyiaran. Sedangkan pasal 3 disebutkan, untuk menjamin kemerdekaan pers, pers nasional mempunyai hak mencari, memperoleh, dan menyebarluaskan gagasan dan informasi,” katanya lebih lanjut.

Forum Jurnalis Manggarai merasa perlakuan KPU Manggarai  ini bentuk pelecehan dan penghinaan terhadap profesi karena mereka sudah menghalang-halangi tugas jurnalistik.

Selain pelanggaran Undang-undang Pers yang dilakukan oleh KPU Manggarai, wartawan juga menyoroti protokol kesehatan yang tidak diindahkan saat acara berlangsung. Seperti dalil yang disampaikan dalam rilis yang dikeluarkan KPU Kabupaten Manggarai, Minggu (15/11/2020) lalu.

Dalam rilis tersebut, kata Adrian, dijelaskan bahwa pelarangan yang dimaksud semata-mata untuk menerapkan protokol kesehatan.

“Pantauan wartawan, saat digelarnya debat tersebut pihak KPU tidak menerapkan protokol kesehatan  seperti sarana cuci tangan tidak tersedia, thermogun, kemudian tidak ada penerapan physical distancing bagi undangan yang hadir,” papar Adrian.

Oleh karena itu ia berharap agar aparat kepolisian Polres Manggarai tetap melakukan proses hukum sebaik-baiknya dan seadil-adilnya tanpa memandang bulu dari pihak manapun. (obe)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *