Hari Pertama Bertugas Lagi, Bupati SBS Gelar Rakor Forkompimda. Ini Hasilnya

  • Whatsapp

BETUN KABARNTT.CO—Hari pertama setelah mengambil kembali jabatan sebagai Bupati Malaka, Stef Bria Seran, menggelar rapat koordinasi (Rakor) dengan unsur Fokompimda Malaka.

Usai memimpin rakor, Bupati SBS didampingi Sekda Malaka, Donatus Bere, S.H, Dandim 1605 Belu, Letkol (Inf) Wiji Untoro, Kasat Binmas Polres Malaka, Iptu  Cyrillus Manek, mewakili Kapolres  menyampaikan beberapa hal dari rapat tertutup tersebut.

Bacaan Lainnya

Dalam rakor bersama itu, kata SBS kepada para wartawan, para pihak yang hadir adalah Forkompinda dan unsur terkait lainnya dalam rangka menyukseskan pelaksanaan Pilkada 2020.

Bupati SBS menyebut tiga keputusan yang dihasilkan dari rakor tersebut. Pertama, pada hari pencoblosan supaya pemilih mentaati protokol kesehatan Covid-19 guna mencegah penularan  Covid-19 jika ada yang terpapar seperti yang dicemaskan oleh banyak orang.

Kedua, kata SBS, tentang keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas, akan dilakukan sesuai standar Operasional (SOP).

Proses pengamanan telah diatur mulai dari pendropingan logistik surat suara, kemudian menjaga keamanan pada saat hari pencoblosan serta mengawal hasil pemilihan yang dilakukan oleh rakyat  Malaka hingga di KPU.

“Khusus di KPU tetap akan dijaga sampai dengan penetapan hasil pilkada, yaitu bupati dan wakil bupati terpilih, kemudian menjaga stabilitas keamanan di daerah ini sampai dengan pelantikan. Setelah itu menjaga sampai dengan pelaksanaan pembangunan sesuai visi dan misi dari calon terpilih agar dilaksanakan dengan baik,” jelas SBS.

Ketiga, kata  SBS, mengantisipasi Kamtibmas pada hari H, maka diharapkan bagi yang menang tidak boleh ada euforia berlebihan dan yang kalah tidak boleh memberikan reaksi. Paslon yang kalah tetap berada di rumah berdoa dan jangan membuat kegaduhan-kegaduhan.

SBS mengatakan, pihak keamanan baik kepolisian, TNI maupun Satpol PP sudah sangat siap melaksanakan tugas pengamanan. Diharapkan pilkada  berjalan secara efektif dan efisien berdasarkan pada asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil.

“Kesuksesan pilkada itu menghasilkan bupati dan wakil bupati dipilih oleh rakyat yang nantinya disahkan oleh KPU kemudian diresmikan oleh pemerintah. Itu yang kita harapkan. Maka saya ajak mari kita jaga seluruh proses pilkada agar berjalan aman, lancar dan sukses,” pinta SBS. (*/den)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *